Top Ten News Harianjogja.com Edisi Rabu 20 Mei 2026
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, JOGJA--Disdikpora DIY menegaskan sekolah tatap muka tetap dilanjutkan meski kasus Covid-19 saat ini merangkak naik. Upaya booster bagi pelajar saat ini terus diupayakan.
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya mengakui memang ada beberapa siswa dari jenjang SMA/SMK di DIY yang terinfeksi, namun data validnya sedang dikumpulkan dari sekolah-sekolah. Namun ia menegaskan pembelajaran tatap muka tetap dilanjutkan.
"Kalau kena [terinfeksi] seperti prosedur lama artinya tetap harus di rumah dulu jangan masuk dulu. PTM kita upayakan tetap jalan," katanya Jumat (22/7/2022).
Jawatannya akan terus memantau jika ada sekolah yang siswa atau guru ada yang terinfeksi Covid-19. Langkah yang diambil dengan mempertimbangkan tingkat risiko penularan di sekolah tersebut terutama dampaknya kepada siswa seberapa parah. Karena dalam beberapa kasus seringkali para pelajar yang terinfeksi tidak merasakan gejala dan mereka tampak sehat-sehat saja.
"Iya kami terus memantau itu. Nanti langkah berikutnya hasil koordinasi. Kami mempertimbangkan tingkat risiko penyebaran, apakah kemudian dampak kepada anak-anak mereka hanya seperti tidak bergejala atau tidak, [kebijakan] kami akan mengikuti [kondisi] itu," katanya.
BACA JUGA: KORUPSI PERIZINAN: Haryadi Suyuti Diberi Sepeda Seharga Puluhan Juta dari Pengusaha
Didik mengimbau kepada sekolah dan sistemnya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sejumlah fasilitas untuk prokes seperti tempat cuci tangan, pengukur suhu hingga stok masker harus disiapkan di sekolah.
"Kami mengimbau ketika PTM protokol kesehatan tetap harus diterapkan artinya mereka tetap harus bermasker dan segala macam. Sama seperti menerapkan prokes pada masa dulu Covid-19 sempat dilaksanakan," ucapnya.
Selain itu Disdikpora DIY terus mengupayakan pemberian booster kepada para pelajar. Harapannya melalui booster, meskipun terinfeksi namun tidak parah. Sedangkan untuk guru dan tenaga kependidikan seluruh DIY dipastikan telah mendapatkan booster.
"Kami akan bekerja sama dengan Dinkes dan pihak lain untuk menggelar booster ini, sedang kami siapkan penjadwalannya," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
Debut Janice Tjen di Roland Garros langsung berat, menghadapi Emma Navarro di babak awal Grand Slam Paris.