PAD Wisata Gunungkidul Melejit, Dewan Minta Target Dinaikkan
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Ilustrasi anak menyimak pembelajaran yang disiarkan melalui Televisi Republik Indonesia (TVRI)./Antara-Saiful Bahri
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemkab Gunungkidul mulai mendata warga calon penerima bantuan set top box (STB). Alat ini berfungsi menerima siaran TV digital yang dikembangkan oleh Pemerintah Pusat.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Asar Janjang Riyanti, mengatakan pendataan terus dilakukan dengan melibatkan dengan kalurahan. Meski demikian, hingga sekarang belum semua kalurahan menyelesaikannya, karena data baru menyasar di 61 kalurahan yang siap menerima bantuan.
BACA JUGA: Danais Baru Cair Separuh, Pembangunan Lumbung Pangan Mataraman Baru Capai 50%
“Masih berproses dan diharapkan bisa segera selesai sehingga ada kepastian data calon penerima,” katanya, Jumat (12/8/2022).
Asar menjelaskan ada sejumlah indikator agar masyarakat bisa menerima bantuan STB. Salah satunya warga dari golongan tidak mampu serta lokasi tempat tinggalnya bisa mengakses siaran TV digital.
“Pastinya harus memiliki TV untuk menontotn siaran,” katanya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul Wahyu Nugroho mengatakan sejak beberapa bulan lalu, Pemerintah Pusat sudah menggencarkan program migrasi siaran TV dari analog ke digital. Untuk menyukseskan program ini aka nada bantuan STB kepada masyarakat kurang mampu. “Ini masih dalam pendataan,” katanya.
Menurut dia, koordinasi dilakukan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
BACA JUGA: Berburu Kuliner di Sumbermulyo, Bantul? Ganjuran Food Court Saja
“Nanti kalau data calon penerima sudah ada diajukan ke Pusat. Setelah itu akan ditentukan berapa jumlah STB yang akan diberikan ke Gunungkidul,” kata Wahyu.
Meski belum diketahui berapa jumlah STB yang diberikan, Wahyu memperkirakan realisasi penyaluran bantuan mulai September hingga Oktober mendatang. “Tentunya ada persiapan yang harus dilakukan. Salah satunya menyangkut kepastian data penerima yang dilengkapi dengan nama dan alamat. Jadi, kalau sudah ada tinggal menyalurkan sesuai dengan data yang dimiliki,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
FIFA resmi tetapkan 48 basecamp Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko yang membawa dampak ekonomi besar bagi kota nonstadion.
SUV Denza B8 BYD meluncur di Malaysia dengan harga Rp2,3 miliar dan berpotensi masuk Indonesia dengan teknologi hybrid canggih.