Advertisement

Danais Baru Cair Separuh, Pembangunan Lumbung Pangan Mataraman Baru Capai 50%

David Kurniawan
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 05:17 WIB
Arief Junianto
Danais Baru Cair Separuh, Pembangunan Lumbung Pangan Mataraman Baru Capai 50% Ilustrasi. - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Mendapatkan gelontoran Dana Keistimewaan sebesar Rp750 juta, pemerintah Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin membangun Lumbung Pangan Mataraman.

Lurah Bendung, Didik Rubiyanto mengatakan, pembangunan Lumbung Pangan Mataraman tersebut kini baru mencapai 50%. Pasalnya, pencairan baru separuh anggaran dari dialokasikan sebesar Rp750 juta.

“Anggaran yang cair baru Rp375 juta dan sudah digunakan untuk membangun. Sekarang, sedang mengurus pencairan termin kedua untuk menyelesaikan program secara menyeluruh,” kata Didik kepada Harianjogja.com, Jumat (12/8/2022).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Dia menjelaskan, lumbung pangan tersebut merupakan sentra pertanian terpadu. Wahana ini dibangun sebagai tempat edukasi pertanian bagi masyarakat. “Isinya komplet mulai dari tanaman hortikultura, tanaman pangan, ternak kambing hingga gubuk tani. Tujuan pembangunan selain untuk desa mandiri pangan, juga sebagai wisata edukasi pertanian,” katanya.

BACA JUGA: Cocok! Pengunjung Bisa Menikmati Seafood Murah di Pantai Ngrenehan

Kepala Bidang Perencanaan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Agus Sugiyarto mengatakan, hampir seluruh kalurahan di Gunungkidul sudah dapat mengakses Danais yang dimiliki Pemda DIY. Meski demikian, besaran yang diterima di setiap kalurahan berbeda-beda.

Sebagai contoh di tahun ini ada kalurahan yang mendapatkan alokasi untuk pembangunan balai budaya sebesar Rp1,5 miliar. Pembangunan itu dilakukan di Kalurahan Giripurwo, Purwosari, Bejiharjo, Karangmojo dan Putat, Patuk.

Selain itu, ada juga BKK untuk BBWB Arsitektur DIY. Didalam program ini Kalurahan Gedangrejo, Kemiri dan Jerukwudel dengan pagu anggaran antara Rp500-750 juta. “Masih ada penanda keistimewaan dengan pagu anggaran Rp63 juta per kalurahan. Untuk BKK desa budaya ada enam kalurahan [Semin, Beji, Semanu, Wiladeg, Kemadang dan Ngalang) mendapatkan anggaran Danais masing-masing Rp500 juta,” katanya.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

PKS DIY Dukung Anies Baswedan Jadi Capres

PKS DIY Dukung Anies Baswedan Jadi Capres

Jogjapolitan | 47 minutes ago

Advertisement

Advertisement

Jadwal Donor Darah di Jogja Hari Ini

Jadwal Donor Darah di Jogja Hari Ini

Jogjapolitan | 5 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Ferdy Sambo Mengaku Habisi Brigadir J karena Cinta Istri

News
| Rabu, 05 Oktober 2022, 14:37 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement