15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Gambaran pembangunan jalan tol jogja bawen di atas selokan mataram./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Konstruksi jalan tol Jogja-Bawen yang melewati Selokan Mataram akan dibangun secara elevated atau melayang.
Hal ini dilakukan agar Selokan Mataram tetap terlindungi. Selain itu, konstruksi tiang dibangun dengan jarak dua meter setelah jalan inspeksi.
Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen, Dwi Winarso menjelaskan hanya beberapa titik saja jalan tol yang dibangun melayang di atas saluran irigasi tersebut.
"Itu sudah diinstruksikan [konstruksi tol] tidak mengganggu di zona inti Selokan Mataram. Zona inti itu termasuk jalan inspeksi saluran selokan mataram," jelas Winarso.
BACA JUGA: Tol Jogja Bawen Bersinggungan dengan Selokan Mataram, Ini yang Harus Diperhatikan
Adapun lebar jalan tol yang dibangun keseluruhannya antara 40-50 meter. Adapun tiang yang dibangun di sisi saluran inspeksi itu berjarak sekitar dua meter dari jalan inspeksi.
"Total lebar jalan 40-50 meter, di kanan kiri selokan, ngangkangnya bahasanya gitu. Jarak kaki portal sampai ke jalan inspeksi itu dua meter jadi tidak menganggu zona inti saluran mataram yang merupakan cagar budaya," tandasnya.
Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa II Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSO) Corri Eriza mengatakan rekomendasi teknis (rekomtek) terkait pembangunan jalan tol Jogja-Bawen yang melewati selokan mataram sudah keluar. Rekomtek tersebut, katanya, akan menjadi landasan bagi pelaksana pembangunan jalan tol.
"Saluran mataram akan tetap memiliki fungsi jalan inpeksi karena [jalan itu] dibutuhkan. Pelaksana jalan tol juga diberi ruang untuk melaksanakan pembangunan jalan tol didekat selokan mataram," katanya.
Menurut Corri, pilar jalan tol Jogja Bawen yang bersinggungan dengan selokan mataram akan dibangun di luar sepadan selokan mataram. Itu sudah masuk dalam perencanaan yang diizinkan. Total panjang jalan tol yang dibangun di atas selokan mataram hanya 4 km di beberapa titik.
"Jalan tol Jogja Bawen ada yang at grade ada juga yang eleveted. Kalau yang elevated tidak mungkin tiangnya dibangun di tengah saluran. Itu mengganggu, itu termasuk yang kami koordinasikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
PWI DIY memperkuat pengusulan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional setelah 30 tahun gugur dalam tugas jurnalistik
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.