Ribuan Warga Padati Denggung, Sholawatan Meriahkan HUT ke-110 Sleman
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo (tengah) menyerahkan bantuan sosial berupa uang bagi penyandang disabilitas di Oproom Pemkab Sleman, Selasa (23/8/2022)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN — Sebanyak 830 orang penyandang disabilitas akan menerima bantuan sosial (bansos) terencana. Bansos disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para disabilitas seperti sandang dan pangan.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman, Eko Suhargono menyampaikan sebelum menyalurkan bansos tim dari Dinas Sosial telah melakukan verifikasi dan validasi data bagi penyandang disabilitas calon penerima manfaat.
\"Setelah verifikasi dan validasi dilakukan, maka calon penerima dinilai memenuhi syarat untukdapat menerima bantuan sosial,\" katanya di sela kegiatan penyaluran bansos bagi kalangan disabilitas, Selasa (23/8/2022).
BACA JUGA: Cegah Suap Penerimaan Mahasiswa Baru, Forum Rektor Berikan Tiga Rekomendasi
Dia menjelaskan, jumlah total penerima bansos untuk kalangan disabilitas pada tahun sebanyak 830 orang. Dengan rincian, sebanyak 430 orang data diambil dari Pagu Usulan Partisipasi Masyarakat (PUPM). PUPM ini berasal dari 12 Kapanewon yang sebelumnya sudah mengusulkan nama-nama penerima bansos.
Selain dari PUPM, data penerima bansos sebanyak 400 orang lainnya berasal dari dari penyandang disabilitas berat yang berada di 17 kapanewon di Sleman. \"Pemberian bantuan sosial ini untuk memenuhi kebutuhan sandang dan pangan,\" katanya.
Adapun masing-masing orang akan menerima dana bansos sebesar Rp300.000 per bulan dengan rincian Rp250.000 untuk kebutuhan pangan dan Rp50.000 untuk kebutuhan sandang. \"Total bantuan yang disalurkan tahap ini sebesar Rp1,9 miliar,\" jelas Eko.
Terkait dengan hal itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan penyerahan bantuan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab untuk membantu dan meringankan beban penyandang disabilitas. Menurutnya, kesejahteraan masyarakat merupakan tanggaung jawab bersama pemerintah dan swasta.
BACA JUGA: Vaksinasi Booster Massal Dimulai di 3 Desa di Sleman
Oleh karena itu, lanjut Kustini, penyerahan bantuan perlu dukungan dari seluruh pihak yang peduli dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
\"Saya berharap bantuan sosial bagi penyandang disabilitas ini dapat membantu dan memudahkan para penyandang disabilitas dalam memenuhi dan meringankan pemenuhan kebutuhan pokoknya,\" ujar Kustini.
Penyerahan bansos dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo didampingi Kepala Dinas Sosial Sleman, Eko Suhargono dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Mustadi.
Pelaksanaan penyaluran bantuan sosial ini dilaksanakan selama empat hari mulai 22-23 Agustus di Oproom dan pada 25-26 Agustus di Unit 1 penyaluran dana bantuan melalui PT BPR Bank Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.