PPRY Salurkan 250 Paket Sembako, Penambang Berharap Ada Rekomtek
Penambang pasir Sungai Progo berharap pemerintah menerbitkan Rekomtek pompa mekanik. PPRY juga menyalurkan 250 paket sembako di Gulurejo.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA — Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyerukan perdamaian suporter PSS Sleman dengan PSIM dengan meminta keduanya sepadan dan tidak ada yang merasa paling unggul.
Menurut Sultan, hanya dengan cara saling merendah dan mengendalikan ego masing-masing perdamaian itu bisa tercipta.
Sultan HB X menyatakan Pemda DIY siap saja ketika memfasilitasi pertemuan untuk perdamaian suporter PSS Sleman dengan PSIM. Hanya saja, Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini berharap upaya pertemuan damai itu harus lahir dari kedua belah suporter. "Kalau saya biar itu inisiatif kota [dan Sleman] ya, saya tidak bisa memaksakan," kata Sultan, Selasa (30/8/2022).
BACA JUGA: Jalan Gambiran Jadi Satu Arah Mulai Hari Ini, Polisi: Warga Masih Butuh Adaptasi
HB X menambahkan untuk mempertemukan antara suporter PSS Sleman dan PSIM harus ada kemauan antarkedua ya untuk merasa sebanding. Perdamaian melalui pertemuan keduanya sulit tercapai jika kedua pihak datang dengan sama-sama merasa paling unggul dan tidak ada yang menang maupun kalah.
Pasalnya, jika suporter masih ada yang merasa lebih unggul maka akan mengalahkan pihak lain. Sultan meminta kesadaran menurunkan ego ini harus dibangun.
"Tetapi mempertemukan itu harus ada kemauan untuk merasa sebanding, kedua harus punya rasa win win solution. Ya kan? Tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah tetapi harus bagaimana perasaan mereka ini merasa aman dan nyaman. Kalau datang [untuk perdamaian] merasa harus lebih unggul ya tidak bisa, berarti akan mengalahkan yang lain kesadaran itu harus tumbuh dulu," ucap Sultan.
Melihat kondisi saat ini dengan banyaknya aksi kekerasan dilakukan suporter, lanjut Sultan, maka suporter yang harus dididik untuk menjunjung tinggi sportivitas. Jangan sampai ketika bermain di lapangan aman, tetapi saat berada di luar lapangan menjadi tidak nyaman.
"Suporter itu sampai melakukan kekerasan fisik wong itu kan, jadi sportivitas itu yang perlu dididik itu bukan yang main sepakbola tetapi suporternya. Kalau di lapangan aman tetapi di luar merasa tidak nyaman, kan juga sama saja," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penambang pasir Sungai Progo berharap pemerintah menerbitkan Rekomtek pompa mekanik. PPRY juga menyalurkan 250 paket sembako di Gulurejo.
Oase Malioboro hadir sebagai destinasi wisata baru di Jogja dengan pertunjukan seni, budaya Jawa, teknologi imersif, dan ruang hijau.
Simulasi UMP 2027 jika naik 9,5% menempatkan upah minimum Jogja sebesar Rp2,64 juta. Cek proyeksi 38 provinsi lainnya.
Cheers Water mendukung Erafone Run 2026 di Museum Gunungapi Merapi dengan menyediakan air mineral dan fasilitas water station untuk memenuhi kebutuhan hidrasi r
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (1/11/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Sebanyak 4.500 pelari mengikuti Erafone Run 2026 Jogja Series di Museum Gunungapi Merapi dengan konsep Sunset Road Run yang memadukan olahraga, wisata, hiburan,