17 Taman Budaya se-Indonesia Hadiri Temu Karya XXV di Jogja
Sebanyak 17 Taman Budaya mengikuti Temu Karya XXV di Jogja untuk bertukar pengalaman dan praktik pengelolaan kebudayaan antardaerah.
Sejumlah perwakilan dari enam agama saat menampilkan potensi kesenian dan budaya dalam Gelar Potensi Kesenian Kelurahan Rukun Beragama, Jogja, Jumat (2/9/2022) malam./Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Guna memperkuat semangat kerukunan beragama di kalangan masyarakat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jogja menampilkan potensi seni dan budaya. Potensi ini berasal dari berbagai kelurahan yang disuguhkan oleh sejumlah perwakilan agama pada Gelar Potensi Kesenian Kelurahan Rukun Beragama.
Sebanyak tujuh penampilan seni disuguhkan kepada masyarakat untuk mengelorakan semangat guyub dan rukun dalam menyikapi isu-isu keagamaan yang beredar di kehidupan sehari-hari. Wakil-wakil dari agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu secara bergantian menampilkan berbagai atraksi seni dan budaya.
Ketua FKUB Kota Jogja, Muhammad Chirzin, mengatakan kegiatan ini merupakan acara puncak dari sejumlah rangkaian kegiatan yang diselenggarakan FKUB Jogja pada tahun ini. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin mempererat keharmonisan internal antar umat beragama. Diharapkan pula, kegiatan ini dapat dijadikan ajang silaturahmi bagi para pemeluk agama untuk menjaga dan merawat kerukunan antar umat beragama yang telah terjalin di Kota Jogja.
BACA JUGA: Siap-Siap! Tarif Angkutan Umum Naik sampai 22%
"Kami berangkat pada keyakinan bahwa banyak pesan-pesan moral maupun ajaran agama yang disampaikan melalui kegiatan seni budaya, karena media seni budaya dianggap sebagai media yang lebih dapat diterima masyarakat karena sifatnya yang menghibur," ujarnya, Minggu (4/9/2022).
Chirzin beranggapan, belakangan masuknya budaya luar yang kemudian digandrungi oleh kalangan muda bisa disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat, dengan begitu akan membawa dampak positif bagi masyarakat tanpa harus meninggalkan budaya asli bangsa. "Banyak budaya luar yang tidak sesuai dengan kearifan lokal masyarakat, tapi tidak sedikit pula yang justru memberi nuansa positif bagi kehidupan," ungkap dia.
Pj Walikota Jogja, Sumadi, menyampaikan upaya merawat dan menjaga kerukunan antar umat beragama harus menjadi perhatian bersama oleh elemen masyarakat. FKUB sebagai salah satu elemen yang fokus pada merawat kerukunan umat beragama bisa mengemas berbagai kegiatan untuk mengajak masyarakat berperan dengan caranya masing-masing dalam upaya merawat keberagaman.
"Salah satunya lewat acara ini, masyarakat dengan latar belakang agama dan budaya yang berbeda dapat saling bersilaturahmi. Kegiatan ini, juga merupakan bukti bahwa Jogja memiliki banyak ruang untuk ekspresi seni budaya yang bernafaskan keagamaan," ujar Sumadi.
BACA JUGA: NU FC vs PSIM Jogja Tanpa Penonton, Brajamusti & The Maident Tak Berangkatkan Anggota ke Magelang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 17 Taman Budaya mengikuti Temu Karya XXV di Jogja untuk bertukar pengalaman dan praktik pengelolaan kebudayaan antardaerah.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.