Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang di Turi, Dirawat di RSUD Sleman
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO — Jadwal penyaluran dan jumlah sasaran penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kulonprogo masih belum jelas hingga kini.
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kulonprogo mengaku masih berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia terkait dengan penyaluran bantuan ini. Padahal, saat ini, harga BBM, baik yang bersubsidi (Pertalite dan Solar) maupun nonsubsidi (Pertamax) sudah naik.
Kepala Dinsos PPPA Kulonprogo, Yohanes Irianto menerangkan bila koordinasi telah dilakukan dengan PT Pos Indonesia terkait dengan penyaluran BLT BBM.
BACA JUGA: Ada Tol Mengarah ke YIA, Ini Dia Tiga Permintaan Pemkab Kulonprogo
Namun, koordinasi tersebut belum sampai pada bahasan pembuatan jadwal. Irianto juga masih menunggu juknis lebih lanjut dari Kementerian Sosial (Kemensos).
"PT Pos Indonesia sudah berkoordinasi dengan kami, tetapi belum sampai pada pembuatan jadwal penyaluran. Kami juga masih menunggu surat dan juknis dari Kemensos," kata dia, Senin (5/9/2022).
Perihal jumlahnya, Irianto saat ini belum tahu berapa jumlah masyarakat Kulonprogo yang menjadi sasaran BLT BBM ini. Menurutnya data berada di PT Pos. "Belum tahu [jumlah sasaran], ada di PT Pos," tuturnya.
Data penerima bansos secara by name by address ditentukan dari Kemensos. Namun, bila ada usulan atau penyanggahan bansos, Irianto menerangkan bila ada aplikasi khusus yang bisa mengurusi hal-hal tersebut. "Ada aplikasi cek bansos untuk usul, sanggah dari Kemensos," terangnya.
Meski belum digulirkan di Kulonprogo, Irianto mewanti-wanti masyarakat untuk menggunakan dana BLT BBM nantinya dengan bijak, seperti untuk keperluan pembelian bahan-bahan pangan.
"Bagi penerima bansos agar menggunakan bantuan untuk membeli bahan pangan yang akan terdampak kenaikan BBM," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
PT Epson Indonesia mendorong implementasi Smart Classroom di sekolah-sekolah Yogyakarta melalui integrasi AI dan teknologi interaktif.
Wamendikdasmen Fajar Riza melakukan groundbreaking TK Aisyiyah Pembina Unit 2 di Bantul sebagai komitmen pemerataan akses pendidikan.
PSS Sleman dirumorkan merekrut Christophe Nduwarugira. Bek Timnas Burundi dengan 48 caps dan pengalaman di Liga Portugal ini berpotensi memperkuat lini pertahan
Polri menegaskan Bhabinkamtibmas tidak berwenang memungut maupun memeriksa pajak masyarakat dalam pengawasan wajib pajak.
Mahasiswa Aliansi Cipayung Bantul mendesak transparansi penanganan kasus Febri Adriansyah dan pengesahan RUU Perampasan Aset.