Top Ten News Harianjogja.com Edisi Senin 25 Mei 2026
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—SDN Banyurejo 1 Tempel, Sleman menjadi salah satu sekolah yang terdampak pembangunan tol Jogja-Bawen. Hingga saat ini, bangunan sekolah belum direlokasi karena penggunaan lahan masih menunggu izin dari Gubernur DIY. Sekolah ini berdiri di atas tanah kas desa dan sudah ada lahan penggantinya. Di sisi lain, sekolah yang masih berada di lokasi tersebut berpotensi menganggu proses pembelajaran, mengingat pembangunan tol mulai berjalan.
“Sekolah kami menjadi terdampak seluruhnya, sehingga harus pindah. Tanah pengganti untuk informasi dari Pak Lurah sudah ada, saat ini akan diajukan izin pemanfaatan lahan ke Gubernur DIY karena tanah kas desa,” kata Kepala SDN Banyurejo 1 Tempel, Sleman Ismana kepada wartawan di sela-sela sosialisasi pembebasan lahan tol Jogja-Bawen, Senin (5/9/2022).
Di sekitar sekolah tersebut sudah mulai dilakukan proses pembangunan sehingga menimbulkan dampak bagi siswa yang sedang melakukan proses pembelajaran, seperti adanya debu dan lalu lalang alat berat. “Tetapi kemudian sudah dilakukan penyiraman oleh pihak pelaksana pembangunan untuk mencegah debu. Prinsipnya kami mendukung proyek pemerintah ini, tetapi kami berharap agar segera dibangunkan sekolah,” ujarnya.
BACA JUGA: BBM Naik, Bagaimana Nasib Harga Telur? Begini Kata Pakar & Peternak
Lurah Banyurejo, Tempel, Sleman, Saparjo mengatakan usulan tanah pengganti untuk dibangun SDN Banyurejo 1, rencananya akan menggunakan tanah pelungguh Kamituwa Banyurejo. Akan tetapi proses pemanfaatan lahan tersebut harus mendapatkan izin dari Gubernur DIY. “Memang secara izin belum diajukan, harapan kami dari pihak terkait seperti Dinas Pendidikan yang mengajukan,” katanya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Jogja-Bawen, Mustanir, mengatakan timnya akan segera koordinasi dengan pihak terkait untuk segera merelokasi SDN Banyurejo 1 Tempel. Ia sepakat pemanfaatan tanah kas desa yang akan digunakan sebagai lahan pembangunan SDN Banyurejo 1 harus berproses sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami akan lakukan komunikasi dengan pihak terkait, prinsipnya kami siap membangunkan sekolah baru jika sudah mendapatkan izin,” ujarnya.
BACA JUGA: Belasan Influencer Naik Andong Mengitari Nol KM Jogja Kampanyekan Edukasi Kecantikan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat
PPIH Arab Saudi melarang jamaah haji Indonesia lempar jumrah pukul 10.00-14.00 WAS demi keselamatan di tengah cuaca panas dan kepadatan.
Empat anggota keluarga ditemukan tewas saat camping di Temanggung. Polisi menyelidiki dugaan keracunan makanan barbeque.
Rute penerbangan Jember-Surabaya kembali dibuka mulai 1 Juni 2026 untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi Tapal Kuda.
Relawan Katolik membantu pengamanan Salat Iduladha 1447 H di Bantul, Sleman, dan Kulonprogo sebagai simbol toleransi lintas iman di DIY.
Film Disclosure Day karya Spielberg dipuji sebagai yang terbaik dalam 20 tahun, tampilkan Emily Blunt memukau dan cerita UFO penuh misteri.