Pelatkab Sleman Dimulai, Target Juara Umum PORDA DIY 2027
Pelatkab Sleman resmi dimulai sebagai persiapan PORDA DIY 2027. KONI Sleman menargetkan juara umum kelima berturut-turut dengan 1.399 peserta.
BPBD Sleman men-dropping air pada warga Dusun Susukan II, Seyegan, Sleman, beberapa waktu lalu./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman melakukan dropping air bagi warga Dusun Susukan II, Seyegan, Sleman. Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan, mengatakan kurangnya suplai air bersih ini akibat penghentian aliran di Selokan Mataram.
"Respon dampak penghentian sementara aliran Selokan Mataram untuk pemeliharaan saluran," ucapnya, Kamis (8/9/2022).
Dia menjelaskan, Selokan Mataram saat ini tengah dalam proses pembenahan sehingga air dimatikan selama tiga bulan. Terhitung sejak 1 Agustus 2022. "Dusun Susukan ada 15 KK yang terdampak. Sumur milik warga mengalami penyusutan debit air, perlu tambahan suplai untuk kebutuhan sehari-hari," jelasnya.
Makwan menyebut hari ini dilakukan dropping dua tampungan hydrant umum (HU). Dan direncanakan akan ditambah dua buah lagi. "Hari ini dropping dua tampungan HU dari posko," paparnya.
BACA JUGA: Mulai Besok Pagi, Bansos BBM Akan Dibagikan untuk Warga Sleman
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatkab Sleman resmi dimulai sebagai persiapan PORDA DIY 2027. KONI Sleman menargetkan juara umum kelima berturut-turut dengan 1.399 peserta.
KPK membuka peluang memeriksa suami Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kasus dugaan pemerasan di Pemkab Sukoharjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan mulai pukul 05.00 WIB.
KH Zulfa Mustofa siap maju sebagai calon Ketua Umum PBNU jika mendapat amanah dari PWNU dan PCNU menjelang Muktamar NU ke-35.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 12 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Simak jam keberangkatan dan tarif tetap Rp8.000.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan kusta bukan kutukan dan mengajak masyarakat menghapus stigma terhadap penyintas melalui deteksi dini.