Baguna PDI Perjuangan Jogja Gelar Simulasi Bencana di Gajahwong
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Suasana pelatihan pengelola BUMkal di Balai Kalurahan Candirejo, Gunungkidul. Kegiatan berlangsung 20-21 September 2022./Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pengelola Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) se-Kapanewon Semin, Gunungkidul mengikuti pelatihan untuk memaksimal perannya memperoleh Pendapatan Asli Desa (PADes).
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Kabupaten Gunungkidul ini berlangsung di Balai Kalurahan Candirejo, Gunungkidul. Kegiatan berlangsung 20-21 September 2022.
Membuka pelatihan, Kepala Dinas DPMKP2KB Gunungkidul, Sujarwo, mengatakan apabila materi pelatihan terkait strategi pengembangan BUMKal dalam meraih PADes; manajemen pengelolaan BUMKal; penggalian dan pengembangan potensi ekonomi lokal; serta peran BUMKal dalam pengembangan UMKM, pengelolaan wisata dan kemudahan investasi.
Selain itu, Bank BPD DIY Cabang Wonosari juga hadir untuk mengajak BUMKal sebagai Bank BPD DIY Agen. Bank BPD DIY Agen bermanfaat menghadirkan layanan perbankan dan layanan keuangan lainnya yang sederhana dan mudah dipahami. Tidak hanya itu, peran Bank BPD DIY juga mendekatkan kepada masyarakat yang belum terjangkau layanan keuangan.
BACA JUGA: Sejarah Gunungkidul, Awalnya 3 Distrik Kini Menjadi 18 Kapanewon
Dengan fasilitas ini, harapannya dapat mendukung pertumbuhan ekonomi serta pemerataan pembangunan antar wilayah. Selain itu, dengan menjadi agen, BUMKal dapat memperoleh pendapatan dari setiap transaksi yang dilakukan.
Adapun fasilitas yang dapat dilayani oleh Bank BPD DIY Agen berupa pembayaran PBB, PDAM, Tiket Kereta Api, Pajak Daerah, BPJS, dan Telepon. Untuk fasilitas lain yang juga dapat dilakukan yaitu pembukaan rekening tabungan, setor dan tarik tunai, serta transfer.
Salah satu BUMKal di Kalurahan Candirejo yang telah menjadi Bank BPD DIY Agen yaitu BUMKal Nawachitra. “Kemudahan akses pembayaran PBB melalui Bank BPD DIY Agen cukup membantu masyarakat sekitar dalam melakukan pembayaran PBB,” kata Ketua BUMKal Nawachitra, Dinar Kameswara, dalam keterangan tertulis yang diterima Harian Jogja, Rabu (21/9/2022).
Dengan didukung oleh Pemerintah Kalurahan Candirejo, pembayaran PBB di 5 Padukuhan dilakukan melalui BUMKal Nawachitra. Selain membantu melayani masyarakat, sebagai Bank BPD DIY Agen, BUMKal Nawachitra juga mendapatkan pendapatan.
BACA JUGA: Pengunjung Keluhkan Akses ke Pantai Widodaren, Masih Berbatu dan Kadang Licin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.