Tiga Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Pembubaran Ibadah GMS Bantul
Polda DIY menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembubaran paksa ibadah GMS di Sewon, Bantul setelah memeriksa 32 saksi.
Wisatawan menikmati panorama di Desa Wisata Nglinggo yang berada di Dusun Nglinggo, Pagerharjo, Samigaluh, Kulonprogo./IG @bernadettakrizma
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Pembebasan lahan akses jalan menuju kawasan wisata Borobudur Highland ditargetkan tuntas tahun ini. Bila pembebasan lahan ini bisa berjalan sesuai target, pembangunan akses jalan menuju Habibie Highland bakal mulai digarap pada 2023.
Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB), Indah Juanita menjelaskan saat ini proyek pembangunan akses jalan menuju Borobudur Highland masih berada pada tahap pembebasan lahan.
"Proyek Borobudur Highland mudah-mudahan tahun ini selesai semua masalah pertanahannya, karena sudah ditangani juga oleh Pak menteri," jelasnya dikutip pada Jumat (23/9/2022).
Secara mendetail, Indah menerangkan dalam tahapan pembebasan lahan, pihaknya telah melakukan tata batas di lapangan. Setelahnya, pembebasan lahan tinggal menunggu pendanaan dari Kementerian PUPR. Nantinya, lahan yang dibebaskan akan dibangun jalan sepanjang kurang lebih tujuh kilometer yang membentang dari Pasar Plono hingga Desa Wisata Nglinggo.
"Kalau proses jalan belum, tapi kalau untuk progres persiapannya perencanaannya sudah siap, terus tinggal pembebasan lahannya yang di kiri kanannya," kata dia.
BACA JUGA: Hakim Agung Terkena OTT KPK Ternyata Lulusan Padmanaba dan UII Jogja
Indah menjelaskan BOB merencanakan satu kawasan pariwisata yang bisa menjadi pemicu pembangunan ekonomi di sekitarnya. BOB disebutkan Indah sudah mengkaji bagaimana caranya supaya proyek yang digarap ini menimbulkan manfaat bagi tiga Kabupaten di sekitarnya.
"Jadi itu ada analisis dampak ekonomi dan sosial. Jadi bagaimana penyerapan tenaga kerja bagaimana peningkatan PAD-nya dan juga PDRB-nya," jelasnya.
Di sisi lain, sosialisi kepada sejumlah stakeholder di lokasi calon pembangunan akses jalan pun mulai dilakukan bertahap.
"Dari kecamatan sudah [sosialisasi]. Nanti tinggal di Kalurahan di sana dan penduduk. Karena kan memang bagi mereka juga menguntungkan kalau jalannya di lebarin," ujarnya.
Bila pembebasan lahan rampung sesuai target, maka pada 2023 pembangun jalan akan dimulai. "Jadi nanti mohon maaf apabila ada ketidaknyamanan sementara kalau bikin jalan, ketidaknyamanan itu akan ada. Seperti sekarang ini listrik mau masuk, pasti ada ketidaknyamanannya karena sebentar-sebentar mati," lanjutnya.
"Tapi Insyaallah ada kurun waktunya. Setelah itu berjalan, tentu manfaatnya akan banyak kepada masyarakat," tambahnya.
Ikhwal pembangunan penginapan atau resort di kawasan Borobudur Highland, Indah menjelaskan pembangunan akan dilakukan bertahap.
Menurutnya investor baru kemungkinan masuk pada akhir 2023 setelah proyek pembangunan jalan rampung. "Kalau yang investor Insyaallah akhir 2023 baru masuk. Karena kan nunggu jalannya sudah ada, badan jalan, baru bisa masuk proyek," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY menetapkan tiga tersangka dalam kasus pembubaran paksa ibadah GMS di Sewon, Bantul setelah memeriksa 32 saksi.
Lando Norris menegaskan McLaren menjadi alasan utama dirinya optimistis menghadapi persaingan Formula 1 pada paruh kedua musim.
Instagram meluncurkan fitur notifikasi untuk orang tua jika remaja berulang kali mencari istilah terkait bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.
Novo Nordisk dan AWS membangun pusat inovasi AI di London untuk mempercepat riset, pengembangan, dan penemuan obat baru.
Michael Owen memprediksi Arsenal mampu mempertahankan gelar Liga Inggris karena dinilai lebih stabil dibanding para pesaingnya.
Raul Fernandez meraih kemenangan perdana MotoGP 2026 di Silverstone lewat strategi agresif yang dipuji Cal Crutchlow.