Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Proyek Tol Jogja Solo./JIBI-Bisnis.com-Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembangunan Tol Jogja Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) yang menjadi bagian Tol Jogja Solo akan didahulukan untuk mengakomodasi kebutuhan wisatawan yang akan perlibur ke Jogja dan sekitarnya.
Pengerjaan konstruksi Tol Jogja Solo terus berlanjut. Setelah proses land clearing di Kalurahan Purwomartani, Kapanewon kalasan, pembangunan fisik difokuskan ke Seksi 1 wilayah Jawa Tengah.
Rachmat Jasiman, Manajer Humas Jogjasolo Marga Makmur (JMM) menjelaskan saat ini pengerjaan fisik masih berlangsung di Seksi 1 wilayah Jawa Tengah, tepatnya Klaten. “Pembangunan di Jogja diisyaratkan di akhir,” katanya, Kamis (29/9/2022).
Di DIY, pembangunan masih di tahap land clearing di Kalurahan Purwomartani. Setelah Tol Jogja Solo Seksi 1 selesai dibangun, pembangunan dilanjutkan ke Seksi 3 atau Jogja YIA
Tol Jogja Solo Seksi 1 membentang dari Kartasura-Purwomartani, sedangkan Seksi 2 sepanjang Purwomartani-Gamping dan Seksi 3 Gamping-YIA. “Rencananya Seksi 1 dilanjutkan ke Seksi 3 dulu, Gamping-YIA, setelah itu baru masuk seksi 2,” katanya.
Pembangunan Tol Jogja YIA didahulukan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan yang datang ke Jogja. “Agar wisatawan yang menggunakan transportasi udara melalui Bandara YIA bisa dengan cepat sampai ke Jogja,” ungkapnya.
Pembangunan Tol Jogja Solo Seksi 1 ditargetkan selesai pada kuartal keempat 2023. Pembebasan lahan di sepanjang Gamping-YIA pun juga segera dilakukan.
BACA JUGA: Pengadaan Lahan Tol Jogja YIA Disiapkan, Sebagian Akan Melayang di Atas Ring Road
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembebasan lahan Tol Jogja Solo, Dian Ardiyansyah, menuturkan pembebasan lahan Tol Jogja YIA saat ini sedang menunggu pembentukan tim persiapan. “Masih menunggu SK Tim Persiapan dari Gubernur DIY,” ujarnya.
Perkembangan pembebasan lahan di Seksi 1 wilayah Jogja saat ini masih sama dengan awal September lalu, yakni 41%. “Total ada 841 bidang yang sudah dibebaskan dan luasnya 377.266 meter persegi,” kata dia.
Lahan yang telah dibebaskan itu berada di dua kalurahan, yakni Tamanmartani dan Purwomartani dengan rincian Tamanmartani 80 bidang seluas 36.061 meter persegi dan Purwomartani 761 bidang seluas 341.176 meter persegi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kemenkes membangun rumah sakit lapangan di Ruteng untuk korban gempa. Fasilitas dilengkapi ruang operasi dan ditargetkan 100 tempat tidur.
Museum di Indonesia mulai memanfaatkan teknologi digital untuk memperkaya pengalaman belajar sejarah. Kunjungan museum dan cagar budaya mencapai 4,32 juta pada
Kenali 8 jenis rangka motor sebelum membeli. Simak karakter setiap rangka dan tips merawatnya agar motor tetap stabil dan awet.
Big Bad Wolf Books kembali ke Jogja pada 3–13 September di JEC dengan jutaan buku dan target kenaikan pengunjung 5–7 persen.
Pemda DIY menyalurkan 40 kilogram obat-obatan melalui Tim FK-KMK UGM untuk korban bencana di Kabupaten Ngada, NTT.