Wisatawan Asing Makin Banyak Naik Kereta, Penumpang KA Daop 6 Tumbuh 7,8%
Penumpang WNA KAI Daop 6 mencapai 264.335 orang hingga September 2026, naik 7,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Suasana panggung konser Westlife yang gelap./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN - Hujan deras yang melanda sejumlah daerah di DIY, Minggu (2/10/2022) petang benar-benar membuyarkan konser bertajuk The Wild Dreams Tour yang menampilkan boyband asal Irlandia, Westlife.
Betapa tidak, konser yang seharusnya dimulai pukul 19.00 WIB itu baru bisa digelar sekitar pukul 21.00 WIB. Selama hampir dua jam, penonton hanya disuguhi musik-musik yang diputar dari aplikasi pemutar lagu.
Parahnya lagi, setelah Westlife yang digawangi oleh Shane Filan, Kian Egan, Nicky Byrne, dan Mark Feehily tersebut naik panggung, panggung raksasa di pelataran Candi Prambanan tersebut justru gelap gulita. Sistem pencahayaan dan layar raksasa (big screen) yang terpasang di panggung pun tak menyala.
Tak heran, sejumlah warganet berkomentar pedas terkait dengan konser internasional itu. Salah satu yang menjadi sasaran warganet adalah akun Instagram milik promotor konser tersebut, Rajawali Indonesia.
Terkait dengan hal tersebut, Founder Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi mengakui bahwa insiden matinya sistem pencahayaan dan layar raksasa tersebut adalah force majeur.
"Saya benar-benar meminta maaf atas insiden ini. Tetapi show must go on meski minus led dan lighting, konser Westlife menjadi lebih intim," kata Anas.
Soal matinya big screen, Anas menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kesepakatan antara pihaknya dan pihak Westlife. Salah satu pertimbangannya adalah keselamatan.
"Sekali lagi, kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Siapapun pasti ingin konser ini perfect, tetapi alam berkata lain," ucap Anas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penumpang WNA KAI Daop 6 mencapai 264.335 orang hingga September 2026, naik 7,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Jadwal KA Bandara YIA, Jumat 16 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 16 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.