Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jenazah Wahyono disemayamkan di Balairung UGM, Senin (3/10/2022)./Ist. Humas UGM
Harianjogja.com, SLEMAN—Guru Besar Fakultas Farmasi UGM, Wahyono, meninggal dunia pada usia 72 tahun, Minggu (2/10/2022) di Rumah Sakit Akademik UGM. Jenazah disemayamkan di Balairung UGM sebelum dimakamkan di Pemakaman UGM Sawitsari, Senin (3/10/2022).
Dekan Farmasi UGM, Satibi, mengatakan almarhum meninggalkan satu orang istri, tiga anak, dan tiga cucu. “Telah berpulang guru kami dan orang tua kami, Prof. Wahyono. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan,” ujarnya di Balairung UGM.
Wahyono adalah dosen Fakultas Farmasi yang telah mengabdi selama lebih dari 45 tahun sebelum pensiun. Ia menekuni bidang Biologi Farmasi, dan dikukuhkan sebagai guru besar pada tahun 2008 silam.
Dalam pengukuhan tersebbut, Wahyono menyampaikan pidato pengukuhan berjudul Eksistensi dan Perkembangan Obat Tradisional Indonesia (Jamu) Dalam Era Obat Modern. Ia menyebutkan penelitian-penelitian tentang tanaman obat harus didanai dan didorong sehingga Indonesia tidak ketinggalan untuk memanfaatkan tanaman obat yang sangat melimpah.
Ketua Dewan Guru Besar UGM, Mochammad Maksum, mengungkapkan Wahyono dikenal sebagai sosok yang sangat baik, ramah, humoris, dan sabar, sebagai sosok seorang bapak sekaligus guru yang sangat akrab dengan bawahan dan juniornya dan sering memotivasi untuk maju.
BACA JUGA: Harapan Berkembang Mencuat dalam Peringatan Sewindu Ilmu Komunikasi UNY
“Beliau adalah sosok yang tekun dalam mendalami bidang ilmunya. Hal ini dapat dilihat dari karya-karya ilmiah beliau, dengan minat penelitian dalam bidang mikrobiologi farmasi, obat tradisional, dan kimia bahan alami,” katanya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Wahyono atas pengabdian dan dedikasinya bagi UGM, khususnya bagi Fakultas Farmasi. Segenap amalan ilmu dan karya almarhum menurutnya menjadi pembuka jalan bagi pengembangan ilmu pengetahuan masa depan.
“Marilah kita menghantarkan Almarhum Prof. Wahyono ke peristirahatan terakhir. Kiranya Allah senantiasa melindungi dan mengiringi langkah kita semua untuk mengembangkan pengetahuan dan melanjutkan karya-karya Almarhum Prof. Wahyono di masa mendatang,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.