Sayembara Begal Jadi Polemik, Yusril Minta Patroli Ditingkatkan
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Penampilan peserta Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) yang diselenggarakan di sekitaran Tugu Jogja, Minggu (7/10/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA — Gelaran Wayang Jogja Night Carnival tahun ini yang akan digelar Jumat (7/10/2022) menjadi puncak peringatan HUT ke-266 Kota Jogja. Event karnaval berkonsep street art tersebut itu ditargetkan mampu menggaet setidaknya 20.000 wisatawan.
“Karena sudah bisa digelar kembali secara langsung, maka kami berharap akan ada sekitar 20.000 wisatawan yang hadir. Pada event terakhir yang digelar secara langsung pada 2019, dihadiri sekitar 15.000 wisatawan,” kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Jogja, Andrini Wiramawati, Senin (3/10/2022).
Menurut dia, kemeriahan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) pada tahun ini hampir sama seperti penyelenggaraan acara pada 2019 atau sebelum terjadi pandemi Covid-19.
BACA JUGA: Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel
Dinas Pariwisata Kota Jogja juga sudah mengundang sejumlah tamu undangan dari luar daerah atau dari kota yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk datang langsung menyaksikan kemeriahan karnaval street art tersebut.
“Kami hanya mengundang beberapa pejabat dari setiap daerah tetapi yang menyatakan hadir melebihi undangan,” katanya.
Sedangkan reservasi hotel di sekitar lokasi kegiatan, lanjut Andrini, juga mulai meningkat. WJNC tahun ini akan digelar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Tugu Pal Putih, dan berakhir di Jalan Margo Utomo.
Sementara itu, Tim Kreatif WJNC #7 Bima Setyanugraha mengatakan, karnaval tetap dijalankan dengan protokol kesehatan. Seluruh penampil diwajibkan sudah menjalani vaksinasi dosis penguat dan selalu menjaga kesehatan menjelang perhelatan acara.
“Peserta dari tiap kecamatan pun kami batasi. Maksimal 30 penampil saja, kecuali untuk Kecamatan Danurejan dan Mantrijeron yang sangat antusias,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, ruas jalan yang dilalui karnaval akan dilakukan penutupan sehingga masyarakat bisa mengambil rute alternatif agar tidak terjebak kemacetan.
“Pentas oleh penampil dari tiap kecamatan akan dipusatkan di Tugu Pal Putih. Tidak ada panggung tambahan di sepanjang jalur yang dilalui karena memang masih dalam masa transisi pandemi,” katanya.
Dia pun berharap masyarakat tidak berkumpul di Tugu Pal Putih tetapi bisa menikmati WJNC dari sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga simpang Jalan Gowongan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.