Lintasan Stadion Satria Masih Tanah, Banyumas Siapkan Perbaikan 2027
Banyumas mengusulkan Rp7 miliar untuk memperbaiki lintasan Stadion Satria dengan material tartan demi mendukung pembinaan atlet.
Penampilan peserta Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) yang diselenggarakan di sekitaran Tugu Jogja, Minggu (7/10/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA — Gelaran Wayang Jogja Night Carnival tahun ini yang akan digelar Jumat (7/10/2022) menjadi puncak peringatan HUT ke-266 Kota Jogja. Event karnaval berkonsep street art tersebut itu ditargetkan mampu menggaet setidaknya 20.000 wisatawan.
“Karena sudah bisa digelar kembali secara langsung, maka kami berharap akan ada sekitar 20.000 wisatawan yang hadir. Pada event terakhir yang digelar secara langsung pada 2019, dihadiri sekitar 15.000 wisatawan,” kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Jogja, Andrini Wiramawati, Senin (3/10/2022).
Menurut dia, kemeriahan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) pada tahun ini hampir sama seperti penyelenggaraan acara pada 2019 atau sebelum terjadi pandemi Covid-19.
BACA JUGA: Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel
Dinas Pariwisata Kota Jogja juga sudah mengundang sejumlah tamu undangan dari luar daerah atau dari kota yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk datang langsung menyaksikan kemeriahan karnaval street art tersebut.
“Kami hanya mengundang beberapa pejabat dari setiap daerah tetapi yang menyatakan hadir melebihi undangan,” katanya.
Sedangkan reservasi hotel di sekitar lokasi kegiatan, lanjut Andrini, juga mulai meningkat. WJNC tahun ini akan digelar di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Tugu Pal Putih, dan berakhir di Jalan Margo Utomo.
Sementara itu, Tim Kreatif WJNC #7 Bima Setyanugraha mengatakan, karnaval tetap dijalankan dengan protokol kesehatan. Seluruh penampil diwajibkan sudah menjalani vaksinasi dosis penguat dan selalu menjaga kesehatan menjelang perhelatan acara.
“Peserta dari tiap kecamatan pun kami batasi. Maksimal 30 penampil saja, kecuali untuk Kecamatan Danurejan dan Mantrijeron yang sangat antusias,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, ruas jalan yang dilalui karnaval akan dilakukan penutupan sehingga masyarakat bisa mengambil rute alternatif agar tidak terjebak kemacetan.
“Pentas oleh penampil dari tiap kecamatan akan dipusatkan di Tugu Pal Putih. Tidak ada panggung tambahan di sepanjang jalur yang dilalui karena memang masih dalam masa transisi pandemi,” katanya.
Dia pun berharap masyarakat tidak berkumpul di Tugu Pal Putih tetapi bisa menikmati WJNC dari sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga simpang Jalan Gowongan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Banyumas mengusulkan Rp7 miliar untuk memperbaiki lintasan Stadion Satria dengan material tartan demi mendukung pembinaan atlet.
Virgo Transport 8 rute Surabaya-Banjarmasin hilang kontak di Laut Jawa. Kapal sempat melaporkan cuaca buruk dan kondisi miring.
PGI mengecam kekerasan terhadap warga sipil di Papua dan mendesak penghentian kekerasan serta pembukaan ruang dialog kemanusiaan.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.