Kejurda MMA DIY 2026 Jadi Ajang Cetak Atlet Potensial
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
Pedagang pasar mengikuti fashion show di Pasar Beringharjo, Sabtu (8/10/2022). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 180 pedagang dari berbagai pasar di Kota Jogja mengikuti Mandiri Agen Jogja Fashion di Atrium Pasar Beringharjo, Sabtu (8/10/2022) pagi.
Sebagian besar pengunjung bersorak ketika wanita paruh baya menaiki panggung runway fashion show Mandiri Agen Jogja Fashion yang membawa bakul berisi botol jamu tradisional. Suara semakin riuh tatkala, disusul dengan seorang pria berusia 60 tahun yang membawa sayur mayur di anyaman bambu.
Bukan hanya sekadar menampilkan sisi desain baju yang ditonjolkan, namun fashion show ini menarik karena para peserta menampilkan representasi masing-masing. Beberapa pedagang Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasti) ada yang membawa sangkar berikut burungnya. Karena mereka sehari-hari berjualan burung. Seperti halnya Sukirman seorang pedagang di los Sayuran Lantai 2 Beringharjo yang ikut menjadi peserta. Bukan untuk meraih menang, tetapi tujuan utamanya adalah membuat pasar menjadi ramai sehingga berdampak ya pada peningkatan transaksi.
"Tidak pakai latihan, cuma pakai baju adat, terus ini tadi sambil bawa sayur-sayuran yang saya ambil dari los kami," katanya saat diwawancara usai tampil di kegiatan tersebut, Sabtu (8/10/2022).
Baca juga: Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ini Profil Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita
Begitu juga pedagang pasar Beringharjo lainnya, Ani, 50, mengungkap keikutsertaannya untuk meramaikan kegiatan yang kebetulan bersamaan dengan HUT Kota Jogja ke-266. Ani membawa seperangkat baju gaun cukup besar dengan kombinasi berbagai macam motif batik. "Ini bajunya juga menyiapkan sendiri, tidak pakai latihan," katanya.
Penjabat Wali Kota Jogja Sumadi menyatakan kegiatan itu diikuti sebanyak 180 peserta dari berbagai pasar tradisional di Kota Jogja. Beringharjo menjadi salah satu pasar yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan di kawasan Malioboro. Oleh karena itu, ia mengapresiasi para pedagang pasar yang ikut meramaikan kegiatan fashion show tersebut.
"Wisatawan kalau ke Jogja belum lengkap kalau tidak ke Malioboro, kalau sudah sampai Malioboro pasti belum afdal kalau tidak ke Beringharjo. Sehingga pasar ini harus kita persiapkan dari berbagai layanan," katanya.
Vice President Bank Mandiri Area Yogyakarta, Ibu Evi Martiani mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk community development dalam ekosistem pasar tradisional. Hal ini bertujuan untuk memperkuat komunitas pedagang pasar, meningkatkan literasi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat di sekitar pasar dan memperluas akses layanan perbankan dalam rangka inklusi keuangan.
"Selain itu untuk mendorong perekonomian. Kegiatan ini juga merupakan kelanjutan dari program digitalisasi pasar oleh Bank Mandiri yang telah dilakukan sebelumnya di Pasar Beringharjo. Kami sepakat membantu pemberdayaan pedagang dengan memperluas akses terhadap produk dan layanan perbankan di Pasar Beringharjo," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kejurda IBCA-MMA DIY 2026 di Jogja jadi ajang pembinaan atlet muda dan pencarian bibit potensial menuju level profesional
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik
Tech3 resmi perpanjang kontrak jangka panjang dengan KTM demi hadapi regulasi baru MotoGP 2027. Tetap dapat pasokan motor spesifikasi pabrikan.