Kisah Udi, Petugas yang Berjalan 12 Km Demi Jalur Kereta Aman Dilalui
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL -- Seorang petani asal Samigaluh, Kulonprogo, Wahono, 57, ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Jogja-Wates, tepatnya di Dusun Jambon, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu Bantul, Kamis (27/10/2022).
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana mengatakan peristiwa penemuan mayat itu terjadi sekira pukul 05.30 WIB. Saat itu petugas piket lalu lintas Polsek Sedayu menerima laporan dari masyarakat terkait adanya penemuan jenazah di pinggir jalan. Setelah dicek, terdapat luka di bagian tubuh jenazaj tersebut.
BACA JUGA : Tabrak Truk, Warga Bantul Tewas
"Korban mengalami cedera kepala dan patah tulang tangan," kata Jeffry.
Polisi pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan menduga korban meninggal dunia karena tertabrak kendaraan. Namun hingga Kamis (27/10/2022) siang, polisi masih menyelidiki pelaku tabrak lari tersebut. Untuk sementara jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 10 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 10 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pentagon menyiapkan opsi operasi militer tiga hari terhadap Iran. Trump menyebut negosiasi masih berlangsung, sementara Teheran mengajukan proposal perdamaian.
Google Cloud memperkenalkan agen AI Gemini yang bisa membantu mengolah informasi, membuat konten, coding, hingga mengelola pekerjaan bisnis.
DPRD Kota Jogja mendorong WJNC digelar rutin setiap 7 Oktober agar menarik wisatawan mancanegara dan meningkatkan lama tinggal.