Mengenal Flores Thrust, Sesar Pemicu Gempa M 7,7 di NTT
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Warga saat melihat jalan yang di bawahnya berlubang di Klangon, Sedayu, Bantul, beberapa waktu lalu./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL — Pemilik warung di Dusun Klangon, Kalurahan Argosari, Sedayu Bantul yang akses warungnya terdampak proyek pemasangan pipa bahan bakar minyak (BBM) oleh Pertamina, hingga kini belum juga mendapat ganti rugi.
Diketahui proyek tersebut merupakan proyek PT Pertamina untuk pemasangan pipa BBM dari Lomanis, Cilacap, Jawa Tengah hingga Rewulu, Sedayu, Bantul.
Pemilik warung, Bayu, mengaku telah bertemu dengan staf humas PT Nindya Karya selaku pelaksana proyek untuk membahas mengenai ganti rugi. “Pas ketemu, Pak Koko [staf Humas PT Nindya Karya], mengusahakan ganti rugi tersebut cair dalam waktu satu minggu. Tetapi ini sudah lebih dari satu minggu dan belum juga cair,” kata Bayu, Kamis, (27/10/2022).
Pada awalnya, PT Nindya Karya menumpuk pipa-pipa besi di depan warung milik Bayu. Pipa tersebut menumpuk hingga tiga bulan lamanya.
BACA JUGA: Diduga Korban Tabrak Lari, Petani Asal Kulonprogo Tewas di Bantul
Baru beberapa minggu lalu, pihak PT Nindya Karya memindahkan pipa setelah adanya komplain warga setempat dan surat yang dilayangkan oleh pihak kelurahan.
Bayu mengaku sudah tidak memikirkan besaran ganti rugi yang akan diberikan PT Nindya Karya. “Lha kami dari pihak keluarga itu sudah judreg. Pikir kami yang penting dapat ganti rugi dan mungkin tidak akan sesuai dengan harapan kami soalnya besaran ganti rugi masih mau diusahakan kalau kata Pak Koko sebelumnya,” kata Bayu.
Sementara itu, staf humas PT Nindya Karya, Koko menegaskan bahwa pihaknya akan secepatnya memberi ganti rugi kepada Bayu. “Rabu pekan depan [3/11] akan kami beri ganti rugi. Malah, kalau bisa secepatnya,” kata Koko dikonfirmasi pada Kamis.
Lebih jauh, dia mengaku masih melakukan geo radar di Sungai Progo. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui hambatan pekerjaan PT Nindya Karya di samping juga menentukan metode kerja booring.
“Kami usahakan secepatnya selesai. Karena dari 180 kilometer pengerjaan [pipa] ini tersisa empat kilometer [yang masih belum selesai],” katanya.
Dia juga mengatakan bahwa jalan Dusun Klangon yang sebelumnya dicor dan meninggalkan lubang atau growong di bagian bawah telah diperbaiki. “Sudah kami perbaiki dengan memadatkan tanah,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Benfica dan Anderlecht meraih kemenangan penting pada leg pertama play-off Liga Europa dan membuka peluang lolos ke fase utama.
Ronaldinho tiba di Italia untuk bergabung dengan Ravenna. Legenda Brasil itu membuka peluang tampil lagi dalam laga resmi.
Liga Inggris musim 2026-2027 menerapkan sembilan aturan baru, mulai dari batas waktu restart hingga perluasan kewenangan VAR.
Lando Norris menegaskan McLaren menjadi alasan utama dirinya optimistis menghadapi persaingan Formula 1 pada paruh kedua musim.
Instagram meluncurkan fitur notifikasi untuk orang tua jika remaja berulang kali mencari istilah terkait bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.