Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Petugas berupaya mengevakuasi korban yang tangannya terjepit mesin pencacah daging bakso, Jumat (29/10/2022)./Istimewa-dok. BPBD Bantul
Harianjogja.com, BANTUL — Nahas menimpa seorang remaja, Alvaro, 18. Tangan kiri korban tercacah penggilingan daging untuk membuat adonan bakso di Dusun Karasan, Kalurahan Palbapang, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Jumat (28/10/2022) sore lalu. Beruntung korban dapat terselamatkan oleh petugas Pemadam Kebakaran Bantul.
Kepada Bidang Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Irawan Kurnianto mengatakan peristiwa kecelakaan kerja itu diketahui ketika pemilik penggilingan daging bernama Achmad Faisol memberitahukan kepada warga dan diteruskan ke BPBD Bantul untuk menolong korban yang tangannya terjepit mesin penggilingan daging.
“Pemilik penggilingan daging untuk adonan bakso meminta tolong warga untuk datang ke Pos BPBD Bantul untuk melaporkan kejadian kecelakaan kerja dan meminta bantuan menolong korban,” katanya, Minggu (30/10/2022).
BACA JUGA: Tebing Bukit Bintang Longsor, Buka Tutup Jalur Lalu Lintas Diberlakukan
Setelah mendapatkan laporan warga, petugas pemadam kebakaran kemudian menerjunkan delapan anggota yang dipimpin oleh Khamdani untuk memberikan pertolongan kepada korban. Selain itu Tim Reaksi Cepat (TRC) dan petugas PSC 119 juga tiba di lokasi kejadian untuk membantu evakuasi korban.
Setelah tiba di tempat penggilingan daging, petugas pemadam kebakaran kemudian berusaha untuk menolong korban yang saat itu telapak tangan dan jari-jari korban sudah masuk dalam mesin penggilangan.
”Untuk mengevakuasi telapak tangan dan jari-jari korban akhirnya petugas menggergaji mesin penggilingan kemudian dipecah dengan alat,” ucap dia.
Setelah bagian penggilangan daging terbuka akhirnya tangan kiri korban bagian telapak tangan dan jari-jari berhasil dievakusi. Hanya saja, kondisi telapak tangan dan jari-jari korban memang sudah nyaris hancur.
“Saat dievakuasi bahkan banyak darah yang berceceran dari telapak tangan dan jari-jari korban, empat jari-jari hancur,” jelasnya
Setelah berhasil mengevakuasi tangan korban, selanjutnya korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Proses evkuasi korban kurang lebih membutuhkan waktu sekitar satu jam.
Lebih lanjut Irawan mengatakan dari hasil keterangan pemilik penggilingana donan bakso, saat itu korban sedang menggiling daging, tetapi tanpa sengaja tangan korban masuk dalam mesin penggilingan daging.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Banjir Semarang 2026 melanda Tugu dan Ngaliyan. 313 KK terdampak, satu lansia hilang, tanggul Sungai Plumbon jebol.
Lonjakan penumpang KA Daop 6 Yogyakarta naik hingga 91% saat libur panjang. KAI tambah 7 perjalanan kereta.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
SPMB Sleman 2026 dibuka dengan jalur prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi. Ini syarat dan ketentuan lengkapnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.