Dua Atlet Menembak Gunungkidul Bidik Tiket Olimpiade 2028
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta (pakaian training) saat melihat atap di SD Muhammadiyah Bogor, Playen yang ambruk. Senin (8/11/2022). - Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kepala SD Muhammadiyah Bogor, Playen Endah Haryani memastikan 11 anak yang sempat menjadi korban robohnya atap sekolah telah kembali ke rumah masing-masing. Ia tidak menampik para siswa ini sempat menjalani perawatan di rumah sakit.
“Tapi kondisinya sekarang sudah baik. Tinggal satu anak yang dirawat di RSUD Wonosari. Mohon doanya semoga anak kami segera sembuh sehingga kembali mengikuti pelajaran di sekolah,” katanya saat ditemui di RSUD Wonosari, Selasa (8/11/2022) sore.
Dia menjelaskan, kejadian ambruknya atap sekolah terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Namun saat itu di ruangan terdapat 20 anak yang belajar hafalan Al-qur'an. “Jadi bukan kegiatan belajar mengajar biasa, karena memang untuk berlatih Al-qur'an,” katanya.
Menurut Endah sudah ada kesepakatan bersama untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar sementara waktu. Kebijakan ini diambil untuk memulihkan kembali kondisi psikis anak-anak.
“Biar psikologi anak-anak pulih terlebih dahulu,” katanya.
Disinggung mengenai bangunan sekolah, Endah mengaku tidak memiliki kewenangan karena tugasnya hanya sebatas mengurusi kegiatan belajar mengajar. “Itu tugas komite pembangunan sekolah. Sedangkan saya di bagian KBM [kegiatan belajar mengajar]. Maaf saya harus ke Polres untuk memberikan keterangan berkaitan dengan peristiwa ini,” katanya.
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD Wonosari, Sumartana saat dikonfirmasi membenarkan ada dua siswa korban reruntuhan atap di SD Muhammadiyah Bogor, Playen yang dirawat. Namun demikian, ia memastikan satu siswa telah dibawa pulang. “Untuk yang satu masih menjalani perawatan secara intensif,” katanya.
BACA JUGA: Canggih! Lampu APILL di Jogja Akan Otomatis Hijau saat 2 Kendaraan Ini Lewat
Menurut dia, satu siswa ini mengalami luka yang serius. Bahkan, sempat henti napas, tapi setelah mendapatkan perawatan bisa kembali bernapas.
“Siswa yang kritis ini laki-laki dengan luka di kepala bagian belakang. Tim dokter masih berupaya memberikan pertolongan kepada korban agar segera pulih,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Leeds United 2-1. Gol Riccardo Calafiori dan Bruno Guimarães memastikan tiga poin bagi The Gunners.
Donald Trump mengkritik keputusan Nobel Perdamaian 2026 yang diberikan kepada Navi Pillay dan menyebut keputusan itu mencoreng Norwegia.
Alex Rins meminta maaf setelah mengacungkan jari tengah kepada marshal di MotoGP Mandalika 2026. Insiden terjadi saat sesi Practice menyisakan dua menit.
Astra membangun amphitheater di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Banyuwangi, untuk melestarikan budaya Osing sekaligus mendorong pengembangan wisata dan ekonomi ma
DPRD Kota Jogja mendorong promosi dan event rutin di berbagai destinasi, termasuk kampung wisata, agar pengunjung tertarik tinggal lebih lama.