Saemaul Foundation Gelar Pelatihan Komunikasi Multikultural bagi Pekerja
Yayasan nirlaba yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat, Saemaul Foundation menyelenggarakan Pelatihan Pabrik Saemaul Undong 2026 pada 12–13 September.
Anggota Bawaslu Gunungkidul Rini Iswandari (kiri) saat menjadi pembicara dalam sosialisasi Pemilu 2024 di aula Kantor Kapanewon Patuk. Rabu (9/11/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Biro Tata Pemerintahan (Tapem) DIY menggelar sosialisasi Pemilu 2024 bertajuk Perlindungan Hak Pilih Penduduk yang digelar di aula Kapanewon Patuk, Rabu (9/11/2022). Selain untuk menjamin hak pilih juga sebagai upaya penegakan demokrasi di DIY ditandai dengan pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil.
Kepala Bina Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Biro Tata Pemerintahan DIY, Rokhani Yuliyanti mengatakan, ada komitmen dari Pemerintah DIY untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak di 2024. Meski masih berlangsung sekitar dua tahun, upaya persiapan terus dilakukan.
Menurut dia, ada beberapa program yang telah dijalankan untuk mendukung kesuksesan pilkada dan Pemilu 2024. Selain menyelenggarakan perekaman KTP-el dengan sistem jemput bola, juga dilakukan sosialisasi pemilu yang berkaitan dengan perlindungan hak pilih.
Sosialisasi ini dilaksanakan di aula kantor Kapanewon Patuk. Adapun pesertanya berasal dari karang taruna, tokoh masyarakat hingga kader PKK. “Untuk narasumber ada dari Bawaslu dan KPU. Selain itu, juga ada anggota Komisi A DPRD DIY,” kata Yuli kepada Harianjogja, Rabu (10/11/2022).
BACA JUGA: Pemerintah Kalurahan Serahkan Sepenuhnya Relokasi Warga Terdampak ke Pemkab
Rencananya sosialisasi pemilu tak hanya diselenggarakan di Gunungkidul. Pasalnya, pada Oktober ini sosialisasi juga diselenggarakan di Umbulharjo di Kota Jogja dan Kapanewon Banguntapan, Bantul. “Jadi masih ada dua lokasi untuk sosialisasi,” katanya.
Yuli berharap dengan sosialisasi ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berparitisipasi aktif dalam pemilu maupun pilkada. Adanya partisipasi aktif menjadi salah satu indikator tegaknya demokrasi di DIY. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan pemilu berlangsung dengan aman, damai serta jujur dan adil,” katanya.
Anggota Bawaslu Gunungkidul, Rini Iswandari didalam sambutannya mengatakan, pihaknya bertugas untuk pengawasan dalam setiap tahapan pemilu. Didalam tugasnya dibantu oleh pengawas di tingkat kecamatan dan pengawas di tingkat kalurahan. “Untuk panwascam sudah dibentuk. Sedangkan pengawas desa baru dibentuk di tahun depan,” katanya.
Meski demikian, Rini mengakui, jumlah pengawas pemilu dinilai masih sangat kurang sehingga butuh partisipasi aktif dari masyarakat. Salah satunya ikut dalam pengawasan di setiap tahapan dalam pemilu.
Selain itu, ada upaya memastikan bahwa hak sebagai warga negara dalam pemilihan tidak hilang. “Nanti ada proses pencocokan dan penelitian data pemilih. Harapannya, warga ikut berperan denan memastikan setiap petugas mendatangi rumah warga satu per satu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Yayasan nirlaba yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat, Saemaul Foundation menyelenggarakan Pelatihan Pabrik Saemaul Undong 2026 pada 12–13 September.
Pemkab Banyumas menargetkan Trans Banyumas kembali beroperasi 17 September 2026 setelah layanan berhenti sejak 30 Agustus.
JJLS Kelok 23 dibuka, Dispar Bantul akan mengevaluasi dampaknya terhadap kunjungan wisatawan dan masa depan TPR pantai.
KAI Daop 6 Yogyakarta melayani 1,26 juta penumpang KA jarak jauh pada Agustus 2026, naik 19% dibanding periode sama 2025.
Pelajar Gunungkidul didorong melek politik, memahami etika demokrasi, serta menggunakan hak pilih secara bijak sebagai pemilih pemula.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Simak profil, pendidikan, karier, dan pandangan fiskalnya.