Sudah 90% Set Top Box Dibagikan di DIY, Kapan Siaran TV Analog Dihentikan?

CRY22
CRY22 Senin, 14 November 2022 19:27 WIB
Sudah 90% Set Top Box Dibagikan di DIY, Kapan Siaran TV Analog Dihentikan?

Ilustrasi Perangkat set top box./JIBI

Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY sebelumnya mengklaim telah mengajukan usulan keluarga yang mendapatkan set top box (STB) guna perpindahan dari siaran televisi analog ke siaran digital.

Dari usulan tersebut, sejumlah  86.419 STB akan dibagikan di kabupaten/kota di DIY. Kini sebanyak 90% STB telah dibagikan ke masyarakat. 

Kepala Diskominfo DIY, Hari Edi Tri Wahyu Nugroho menyampaikan penyaluran STB di kabupaten/kota DIY telah mencapai 90%. "Sudah sekitar 90 persen. Dapat informasi seperti itu kurang lebihnya STB yang didapat DIY sudah didistribusikan," ucap Wahyu.

Wahyu menyampaikan pembagian STB ditangani langsung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dengan vendor yang sudah mereka pilih. Selanjutnya, Diskominfo DIY menerima laporan terkait jumlah yang telah dibagikan. 

BACA JUGA: Batik Air Trending Lagi Gara-gara Koper Kaesang, Maskapai: Maaf

Hingga Selasa (14/11/2022), kata dia, pembagian STB di Bantul telah mencapai 88.3%, di Gunungkidul mencapai 91,4%, Kota Jogja 95,2%, Sleman 99,6%, dan tertinggi Kulonprogo sebanyak telah dibagikan seluruhnya. 

Wahyu berharap, selain membagikan STB, vendor dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait dengan instalasi dan pengoperasian STB. "Harapan kami [STB] yang dibagi bisa berfungsi dengan baik," ucapnya.

Hingga kini, DIY masih dapat menikmati siaran TV analog. Menanggapi hal itu, Wahyu menyampaikan kewenangan pemutusan siaran TV analog sepenuhnya ada di Kemenkominfo.  "Untuk DIY pastinya kapan [dimatikannya TV Analog] belum tahu juga," kata Wahyu. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online