Bank BPD DIY Kembali Gelar Malioboro Run 2026, Angkat Konsep Culture on Track
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Ilustrasi pedagang beras./Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo mengimbau masyarakat belanja kebutuhan pokok sewajarnya sesuai kebutuhan, karena ketersediaan bahan pokok dijamin aman hingga akhir tahun ini.
“Jangan memborong. Kami jamin pangan mencukupi hingga akhir tahun ini,” kata Penjabat Bupati Kulonprogo, Tri Saktiana, Jumat (18/11/2022).
Tri Saktiana mengakui ada sejumlah komoditas yang makin mahal, misalnya beras, karena belum memasuki musim panen. Namun, kenaikan harga beras tidak terlalu tinggi. “Persediaan masih sangat cukup,” katanya.
Selain itu, kebutuhan pokok yang harganya kemungkinan akan naik menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) adalah telur dan daging ayam. Menurutnya, kenaikan harga dipicu tingginya permintaan karena banyak keluarga dari perantauan yang pulang dan wisatawan yang berkunjung di Kulonprogo.
Tri Saktiana mengatakan pada Desember 2022 hingga Februari 2023 akan ada panen padi di beberapa kecamatan seperti Kapanewon Panjatan, Galur, Lendah, dan Nanggulan. Di kawasan pesisir selatan, hortikultura dipanen sepanjang tahun, seperti kacang panjang, terong, cabai, melon dan semangka.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulonprogo Sudarna mengatakan berdasarkan pemantauan selama sepekan terakhir terhadap 20 komoditas, ada beberapa komoditas yang harganya naik, tetapi ada juga yang turun.
BACA JUGA: Usai Alami Atap Ambruk, Gedung MIM Blembem Bakal Diperbaiki Menyeluruh
Ia mencontohkan harga bawang merah naik dari dari Rp30.333 menjadi Rp30.833 per kilogram, cabai rawit hijau naik Rp1.000 per kilogram dari Rp28.333 menjadi Rp29.333 per kilogram, daging ayam naik Rp1.833 per kilogram dari Rp29.833 menjadi Rp31.667 per kilogram.
Kemudian harga beras berkisar Rp9.758 hingga Rp10.483 per kilogram. Harga daging sapi stabil pada kisaran Rp130.000 hingga Rp141.000 per kilogram.
Komoditas lain harganya turun dari Rp100 hingga Rp1.000 per kilogram. “Harga kebutuhan pokok berdasarkan hasil pemantauan di enam pasar rakyat ada yang naik juga ada yang turun. Kenaikan tipis dan turun pun tipis,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Kemendikdasmen menyoroti kesiapan guru, keterbatasan pendamping, dan pembelajaran adaptif untuk memperkuat pendidikan inklusif.
Serangan bersenjata saat pemakaman di gereja Yordania menewaskan tujuh orang dan melukai 27 lainnya. Penyelidikan masih berlangsung.
Sunmor Ledok Asri Grajegan di Seyegan, Sleman, diapresiasi DPRD sebagai wadah pemasaran UMKM dan penggerak ekonomi masyarakat.
Yusril Ihza Mahendra menyebut usulan perubahan definisi korupsi perlu dikaji mendalam, termasuk kesesuaiannya dengan konvensi antikorupsi PBB.
PT Jogja Makmur Sejahtera merayakan satu tahun perjalanan dengan menyalurkan bantuan 32 tangki air bagi warga Gunungkidul bersama Dompet Dhuafa