Disbud Bantul Bongkar Sejarah Kapitan Tan Djin Sing hingga Madukismo
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Pemotongan tumpeng HUT ke-6 Yats Colony Hotel Jogja/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA– Yats Colony Hotel Yogyakarta memperingati hari jadi ke-6 tahun. Dalam acara puncak tersebut diselenggarakan syukuran dengan mengundang anak-anak dari Panti Asuhan Sayap Ibu pada Senin (28/11/2022).
Dalam acara tersebut para anak panti mendapatkan pengalaman menyenangkan. Mereka diajak untuk bisa merasakan fasilitas yang ada di Hotel Yats Colony. Mereka diajak untuk bergembira dan diajak mengelilingi hotel.
Acara peringatan ulang tahun Yats Colony ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur AR Hospitality, Sri Lestari.
Dalam Sambutanya Owner dari Yats Colony Hotel, Ari Respati menyampaikan Hotel Yats Colony harus bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. “Yats Colony harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, hal tersebut menjadi cita-cita keluarga Yats Colony,” ujar Ari, Senin.
Dirinya menyampaikan perjalanan Yats Colony begitu berat saat kondisi Covid. Ari menyampaikan timnya harus lebih baik lagi ke depan. “Saat ini justru merupakan momentum bagi kita untuk kembali di masa dimana kita harus jauh lebih baik lagi seperti sebelum pandemi,” ujar Ari melalui teleconference.
Sementara itu Dwi Pramono, Manajer Hotel Yats Colony Yogyakarta mengatakan pada tahun ini pihaknya memiliki tim baru setelah sebelumnya melakukan penyesuaian saat pandemi covid -19. Dirinya berharap 2023 tim lebih baik lagi.
"Kami sebelumnya pernah mendatangi panti asuhan, namun kali ini kami berpikir untuk mengajak mereka main ke hotel supaya mereka mendapatkan experience main ke hotel,” ujar Dwi Parmono.
Di saat sebelum pandemi Yats Colony kerap menyelenggarakan berbagai event dari berbagai komunitas. Dirinya berharap setelah pandemi Yats Colony akan kembali menggelar banyak acara. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.