Jemaah Haji Gunungkidul Tiba di Makkah, Siap Jalani Puncak Ibadah
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Warga berkumpul untuk menyaksikan proses penyelamatan dua pelajar yang terseret banjir di Kali Branjang, Sokoliman di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo. Rabu (30/11/2022)./Foto istimewa Pemerintah Kalurahan Bejiharjo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dua siswa SMK di Gunungkidul terseret arus di Kali Branjang di Sokoliman, Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo, Rabu (30/11/2022) pagi. Keduanya dapat diselamatkan beserta sepeda motor yang dikendarai.
Jogoboyo Bejiharjo, Ariyanto mengatakan, siswa SMK yang terseret atas nama Muhammad Ardian asal Ponjong dan Ari Herlambang asal Kalurahan Jatiayu, Karangmojo. Keduanya terseret arus pada saat akan menyeberang Jembatan Sokoliman yang sedang banjir karena hujan deras sejak Rabu dini hari.
Peristiwa terseretnya dua siswa bermula saat Muhammad menghampiri Ari di rumahnya di Jatiayu untuk berangkat ke sekolah bersama-sama di SMK Negeri 2 Wonosari. Menurut Ariyanto, keduanya tidak begitu hafal medan karena jembatan tidak tergenang, meski di sisi utara jalan sudah dilewati banjir.
Terlebih lagi, sambung dia, keduanya juga terburu-buru ke sekolah karena ada acara yang harus diikuti. “Jadi nekat menyeberang, tapi tidak tahunya jalan lebih rendah dari jembatan sehingga keduanya terseret bersama motor yang ditunggangi,” katanya saat dihubungi wartawan, Rabu siang.
Baca juga: Sleman Hujan Sejak Pagi, Bagaimana Wilayah Lain Hari Ini?
Meski terseret keduanya bisa berpengangan pohon kayu putih yang banyak tumbuh di sekitar lokasi. Warga yang melihat kejadian langsung melaporkan ke Pemerintah Kalurahan.
Upaya pertolongan pun dilakukan dengan menggunakan tali serta jaket pelampung oleh warga setempat bersama dengan tim relawan pengurang risiko bencana. Kedua siswa dan motor yang dipakai dapat diselamatkan.

Dua pelajar (foto dilingkari biru) terseret banjir di Kali Branjang, Sokoliman di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo. Rabu (30/11/2022)./Foto istimewa Pemerintah Kalurahan Bejiharjo
“Berhubung ada seorang yang lemas, maka dibawa ke rumah sakit untuk pengecekan kesehatan lebih lanjut,” katanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi membenarkan adanya dua siswa yang hanyut di Kali Branjang, Sokoliman di Kalurahan Bejiharjo. Meski demikian, ia memastikan kedua korban dapat diselamatkan oleh tim dari BPBD bersama dengan para relawan.
“Sudah bisa dievakuasi dari banjir,” katanya.
Dia berharap kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati. Hal ini dibutuhkan guna mengurangi risiko dari hal-hal yang tak diinginkan.
“Kalau ada banjir jangan nekat melintas. Mending cari jalan lain untuk keselamatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.