Jadwal SIM Keliling di Sleman Kamis 16 Juli di MPP
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Pelaku UMKM dalam event Sibakul Urban Sportpreneur di Plaza Ngasem, pada Sabtu (17/12/2022). /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang telah dikurasi diberikan kesempatan memamerkan produknya dalam event Sibakul Urban Sportpreneur di Plaza Ngasem, pada Sabtu (17/12/2022) hingga Minggu (18/12/2022).
Salah satu pelaku UMKM asal Kota Jogja Meutia mengatakan usahanya telah lolos kurasi yang dilakukan Dinas Koperasi dan UKM DIY sehingga diberi kesempatan untuk mengikuti pameran. Ia memiliki dua produk berupa nasi kebuli dan dimsum. “Kalau nasi kebuli kami sudah punya outletnya, untuk yang dimsum sementara hanya untuk melayani pesanan,” katanya saat ditemui di Plaza Ngasem.
Ia mengaku keberadaan event yang melibatkan UMKM sangat membantu meningkatkan penjualan. Berbeda dengan hari-hari biasa karena harus menunggu pembeli. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah lebih banyak menggelar event apa pun dengan melibatkan UMKM. Selain itu melalui event menjadi ajang promosi bagi usaha kecil di tengah masyarakat. Jika event diperbanyak maka UMKM mendapatkan ruang, penjualan dan produk meningkat sehingga bisa cepat naik kelas.
"Kalau hari biasa kan kita UMKM menunggu pembeli, berbeda dengan saat ada event, pembelinya sudah ada dan kami tinggal siapkan produk terbaik. Harapannya event diperbanyak," katanya.
Baca juga: Masih Banyak! Penjualan Tiket Pesawat Libur Nataru Belum Capai Separuh dari Target
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Srie Nurkyatsiwi mengatakan upaya memfasilitasi UMKM melalui dinasnya terus ditingkatkan. Selama 2022 ini banyak event yang digelar dengan melibatkan para pelaku UMKM. Sehingga produk mereka dapat dipamerkan. Salah satunya kegiatan Sibakul Urban Sportpreneur sebagai upaya untuk mendekatkan UMKM dengan berbagai komunitas di DIY.
"Kami sepakat untuk membuat event dengan melibatkan para pelaku UMKM dan komunitas. Karena kalau pemerintah sendiri butuh kolaborasi, menjadikan UMKM lebih dekat dengan pasar dan konsumen, ini tentu akan membuat UMKM naik kelas," katanya.
Panitia Sibakul Urban Sportpreneur Septiadi Pityanta mengatakan kegiatan itu diikuti ratusan orang dari berbagai komunitas olahraga lari di DIY. Adapun rute larinya di area dalam Jeron Beteng, Kraton Jogja. Selanjutnya para peserta direkomendasikan untuk berbelanja di UMKM yang ikut di pameran.
"Untuk UMKM kami melakukan kurasi dan yang masuk banyak sekali, karena terbatas sehingg kami memilih dengan berbagai pertimbangan. Prinsipnya banyak komunitas yang sepakat untuk mendukung UMKM naik kelas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
DJP menerbitkan SE-8/PJ/2026 yang memperluas pengawasan pajak hingga tingkat desa dengan dukungan teknologi digital, web scraping, remote sensing, serta jejarin
5 bahasa tubuh yang kerap dikaitkan dengan kebohongan: pola bicara berubah, ucapan tak selaras, isyarat wajah, senyum palsu, dan sentuhan hidung.
Piala Dunia 2026 di Meksiko ternyata hanya memberi dampak ekonomi terbatas. Pertumbuhan, konsumsi rumah tangga, hingga sektor hotel belum menunjukkan lonjakan.
Trump Media menawarkan akses lebih cepat ke unggahan Donald Trump di Truth Social dengan tarif Rp1,7 miliar per bulan. Skema ini memicu kritik soal.
Kementerian Haji dan Umrah resmi menghapus mekanisme lunas tunda ganti pada haji khusus. Jamaah kini hanya bisa berangkat sesuai nomor urut porsi untuk mencegah