Serikat PRT Desak Penegakan Hukum Kasus Keracunan MBG di Jogja
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, JOGJA– Hingga akhir Desember 2022, sosialisasi terkait rencana pembangunan tol Jogja-Yogyakarta International Airport (YIA) terhadap 30 kalurahan yang terdampak telah dirampungkan. Trase atau jalur dan desain Tol Jogja-YIA telah ditentukan beberapa waktu lalu pun tidak ada perubahan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Solo-Jogja-Kulonprogo, Dian Hardiyansyah menyampaikan telah merampungkan sosialiasi pada warga terdampak pembangunan tol Jogja-YIA.
“Sosialisasi itu pada intinya menyampaikan informasi awal. Jadi sosialisasi itu pada intinya tidak meminta persetujuan, persetujuan warga, atau pihak manapun. Karena kita hanya menyampaikan informasi awal, bahwa akan ada pengadaan tanah untuk kepentingan umum nantinya. Kami tidak membuat kesepakatan kepada warga, kami hanya menyampaikan hal-hal yang sifatnya terkait dengan informasi pengadaan tanah dan pembangunan jalan tol terutama yang seksi 3,” katanya.
Dian tidak menampik adanya makaM di Kapanewon Temon, Kulonprogo, yang terkena trase tol tersebut. “Kami tidak meminta persetujuan, kami juga tidak ingin mencapai kesepakatan apapun dulu. Kami baru mensosialisasikan, menyampaikan informasi awal terhadap pembangunan dan pengadaan tanah untuk jalan tol seksi 3,” katanya.
Ia menyampaikan nantinya akan ada forum pembahasan terkait persetujuan warga. “Nanti akan ada forum lagi, nanti akan dibahas detail, baik tersirat maupun tersurat dari warga bahwa tanahnya akan terpakai. Nanti akan ada forum tersendiri, tapi bukan disosialisasi,” katanya.
BACA JUGA: Rotasi Jabatan Gunungkidul Masih Terjadi, Awal 2023 Akan Ada Kocok Ulang Pejabat
“Forum untuk meminta persetujuan masyarakat, untuk tanahnya digunakan tol itu nanti ada lagi. Nanti kami akan memberitahu lagi jadwalnya kepada masyarakat,” katanya.
Dian menyampaikan, konsultasi publik akan dilakukan perkiraan Januari 2023. Untuk jumlah pertemuannya masih akan ditentukan selanjutnya. “Nanti rapat evaluasi, kekurangannya apa saja, respon masyarakat seperti apa, baru nanti konsultasi publik,” katanya.
Trase tol melewati tiga kabupaten yakni Sleman, Bantul, dan Kulonprogo, yang terbagi dalam 18 kalurahan di Kulonprogo, 2 kalurahan di Bantul, dan 10 kalurahan di Sleman. Nantinya, exit tolnya akan ada di Exit tol Gamping, Exit Tol Sentolo Exit Tol Wates, dan Exit Tol YIA.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Event di Jogja dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi kreatif dengan membuka peluang bagi UMKM, pekerja seni, dan pelaku usaha kreatif.
Pernikahan di Ngaglik cenderung menurun. Pendidikan dan kesiapan ekonomi menjadi pertimbangan calon pengantin sebelum menikah.
Pasar tenaga kerja AS hanya bertambah 29.000 pekerjaan pada September 2026, sementara tingkat pengangguran naik menjadi 4,2%.
Xavi Hernandez mengkritik jadwal internasional yang membuat Belanda menjalani empat laga UEFA Nations League dalam 11 hari.
Basement Transhome Sleman masih mengeluarkan asap dan bersuhu tinggi. Petugas melakukan pendinginan serta pemantauan dari luar.