Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Ilustrasi PNS/JIBI
Harianjogja.com, Gunungkidul — Bupati Gunungkidul, Sunaryanta belum berhenti melakukan penataan ulang jabatan. Di awal 2023, dia dijadwalkan bakal kembali menata ulang jabatan di lingkup Pemkab Gunungkidul.
“Evaluasi dilakukan setiap tiga bulan sekali. Jadi penataan pejabat akan terus saya lakukan,” kata Sunaryanta, Kamis (29/12/2022).
Menurut dia, penataan tidak hanya untuk penyegaran, akan tetapi juga sebagai upaya menempatkan pegawai sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki. “Jadi akan terus dilakukan sepanjang tahun,” katanya.
Disinggung mengenai sejumlah jabatan kepala dinas yang masih kosong seperti di Dinas Penamanan Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) lebih dari setahun, Sunaryanta tidak menampiknya.
Dia berdalih untuk pengisian butuh persiapan calon yang benar-benar mumpuni sehingga pejabat terpilih bisa bekerja dengan baik. “Masih kami siapkan karena memang butuh proses agar yang dipilih bisa pas,” katanya.
BACA JUGA: Bupati Akui Masih Banyak Jalan di Gunungkidul yang Rusak
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengatakan, rotasi aparatur sipil negara (ASN) diatur dalam UU No.5/2014 tentang ASN.
Hal ini juga dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah No.11/2017 tentang manajemen ASN. “Sudah ada aturannya dan proses evaluasi juga butuh pengkajian terlebih dahulu,” katanya.
Menurut dia, hingga sekarang ada empat jabatan setingkat eselon dua yang masih kosong. Rinciannya ada asisten serta Kepala DPMPTSP dan Inspektur Inspektorat Daerah. “Tahun depan ada yang pensiun lagi. Kalau tidak salah ada enam pejabat yang memasuki masa purnatugas,” katanya.
Dia mengakui di awal 2023 ada rencana penataan jabatan. Meski demikian, kebijakan tersebut tak serta merta memenuhi kuota yang kosong sehingga dilakukan seleksi terbuka.
“Seleksi untuk posisi jabatan tinggi pratama atau setingkat eselon dua. Sekarang sudah dipersiapkan panitia seleksinyaa,” kata mantan Panewu Playen ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Pertamina RJBT salurkan 9,3 juta liter avtur untuk 208 penerbangan haji 2026 di Solo dan Jogja.
Kebakaran TPA Jatiwaringin sulit dipadamkan karena mirip gambut. KLH kerahkan drone, Manggala Agni, dan TMC.
Said Iqbal turun langsung telusuri isu PHK di Tokopedia dan TikTok, pemerintah utamakan dialog dan perlindungan pekerja.
BI DIY gelar QJI x JRF 2026 di Jogja untuk dorong QRIS, UMKM, dan kecintaan generasi muda terhadap Rupiah.
Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang ditangani dengan TMC, water bombing, dan metode inject untuk padamkan api bawah tanah.