Advertisement

Rotasi Jabatan Gunungkidul Masih Terjadi, Awal 2023 Akan Ada Kocok Ulang Pejabat

David Kurniawan
Kamis, 29 Desember 2022 - 20:37 WIB
Arief Junianto
Rotasi Jabatan Gunungkidul Masih Terjadi, Awal 2023 Akan Ada Kocok Ulang Pejabat Ilustrasi PNS - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, Gunungkidul — Bupati Gunungkidul, Sunaryanta belum berhenti melakukan penataan ulang jabatan. Di awal 2023, dia dijadwalkan bakal kembali menata ulang jabatan di lingkup Pemkab Gunungkidul.

“Evaluasi dilakukan setiap tiga bulan sekali. Jadi penataan pejabat akan terus saya lakukan,” kata Sunaryanta, Kamis (29/12/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Menurut dia, penataan tidak hanya untuk penyegaran, akan tetapi juga sebagai upaya menempatkan pegawai sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki. “Jadi akan terus dilakukan sepanjang tahun,” katanya.

Disinggung mengenai sejumlah jabatan kepala dinas yang masih kosong seperti di Dinas Penamanan Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) lebih dari setahun, Sunaryanta tidak menampiknya.

Dia berdalih untuk pengisian butuh persiapan calon yang benar-benar mumpuni sehingga pejabat terpilih bisa bekerja dengan baik. “Masih kami siapkan karena memang butuh proses agar yang dipilih bisa pas,” katanya.

BACA JUGA: Bupati Akui Masih Banyak Jalan di Gunungkidul yang Rusak

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengatakan, rotasi aparatur sipil negara (ASN) diatur dalam UU No.5/2014 tentang ASN.

Hal ini juga dijelaskan dalam Peraturan Pemerintah No.11/2017 tentang manajemen ASN. “Sudah ada aturannya dan proses evaluasi juga butuh pengkajian terlebih dahulu,” katanya.

Menurut dia, hingga sekarang ada empat jabatan setingkat eselon dua yang masih kosong. Rinciannya ada asisten serta Kepala DPMPTSP dan Inspektur Inspektorat Daerah. “Tahun depan ada yang pensiun lagi. Kalau tidak salah ada enam pejabat yang memasuki masa purnatugas,” katanya.

Dia mengakui di awal 2023 ada rencana penataan jabatan. Meski demikian, kebijakan tersebut tak serta merta memenuhi kuota yang kosong sehingga dilakukan seleksi terbuka.

“Seleksi untuk posisi jabatan tinggi pratama atau setingkat eselon dua. Sekarang sudah dipersiapkan panitia seleksinyaa,” kata mantan Panewu Playen ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Meriah! Archipelago Menggelar Kompetisi Mini Soccer

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 17:27 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement