Advertisement

Bupati Gunungkidul Dukung Pencabutan Status PPKM, Ini Alasannya

David Kurniawan
Minggu, 25 Desember 2022 - 17:27 WIB
Arief Junianto
Bupati Gunungkidul Dukung Pencabutan Status PPKM, Ini Alasannya Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mendukung penuh wacana Presiden Joko Widodo untuk mencabuat status PPKM di seluruh Indonesia. Hingga sekarang di Gunungkidul masih berstatus PPKM level 1

“Saya rasa sudah siap kalau status PPKM dicabut dan kami akan mendukungnya,” kata Sunaryanta, Minggu (25/12/2022).

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Menurut dia, berdasarkan status, PPKM di Gunungkidul sampai kini masih level 1. Meski demikian, Sunaryanta mengakui bahwa sekarang sudah banyak kelonggaran dan masyarakat sudah mulai beraktivitas seperti biasa.

“Salah satu dasar mendukung pencabutan PPKM karena laju penularan corona yang terkendali. Selain itu, kondisi juga sudah terbilang kembali normal,” katanya.

Sunaryata berharap apabila PPKM benar-benar dicabut, diharapkan mampu berdampak signifikan terhadap upaya pemulihan ekonomi. Ia tidak menampik, pandemi sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA: 12 Raperda di Gunungkidul Disepakati Dibahas Tahun Depan

Namun demikian, dia mengakui sudah ada upaya pemulihan dan kondisinya sudah mulai ada perbaikan ketimbang pada saat puncak penyebaran pandemi.

“Ekonomi terus tumbuh dan kondisi ini ikut berpengaruh terhadap upaya pengentasan kemiskinan. Tahun ini ada penurunan warga miskin yang hampir mencapai 2%,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, hingga sekarang belum ada perubahan status karena masih berstatus PPKM level 1. Untuk pencabutan diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Pusat. “Kami akan ikuti kebijakan apa yang dibuat, termasuk pencabutan status PPKM. Kami akan mendukung secara penuh,” katanya.

Adapun kepastian pencabutan, masih menunggu instruksi secara resmi. Namun, Dewi mengingatkan selama pandemic masih ada, maka potensi penularan Virus Corona masih ada.

Oleh karenanya, ia meminta kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai. Salah satunya terus mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Protokol kesehatan sebisa mungkin tetap dijalankan. Yang terpenting juga adalah terus menjalankan pola hidup bersih dan sehat serta rajin berolahraga,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Begini Cara Pangeran Arab Saudi Nikmati Kekayaan

News
| Senin, 06 Februari 2023, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement