Gunungkidul Siap Pasok Kebutuhan Hewan Kurban DIY dan Sekitarnya
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X saat menandatangani prasasti untuk peresmian lumbung mataraman dan tugu penanda keistimewaan di Kalurahan Bendung, Semin. Kamis (29/12/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Paguyuban Lurah se-Gunungkidul ‘Semar’ memastikan di 144 kalurahan di Gunungkidul telah terpasang tugu penanda keistimewaan DIY. Di setiap tugu yang dibangun dilengkapi barcode yang berisi tentang profil di masing-masing kalurahan.
Ketua Paguyuban Semar, Heri Yulianto mengatakan, pembangunan tugu penanda kalurahan sesuai dengan instruksi dari provinsi tentang keistimewaan DIY. Ia mengklaim di seluruh kalurahan di Gunungkidul sudah terpasang tugu ini di masing-masing balai kalurahan.
“392 kalurahan di DIY sudah terpasang semua. 144 kalurahan di antaranya berada di Gunungkidul,” kata Heri kepada wartaawan, Jumat (30/12/2022).
Menurut dia, pembangunan tugu tidak hanya memperkuat keistimewaan, tapi juga sebagai upaya mendukung reformasi kalurahan yang dicanangkan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Oleh karenanya, di setiap tugu penanda keistimewaan juga dilengkapi dengan barcode.
Setiap warga bisa memindai barcode ini sehingga akan muncul terkait dengan profil kalurahan. Di dalam data digital ini tak hanya menampilkan profil pamong, tapi juga memuat terkait dengan APBD kalurahan hingga program kegiatan yang dimiliki.
“Tinggal discan, nantinya bisa terlihat terkait dengan data yang ada di kalurahan,” katanya.
Baca juga: Jumlah Wisatawan ke Bantul sejak Natal Meroket 3 Kali Lipat, Parangtritis Masih Jadi Idola,
Menurut dia, tugu penanda keistimewaan ini telah diresmikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Kalurahan Bendung, Semin pada Kamis (29/12/2022). “Harapannya setelah pembangunan tugu penanda keistimewaan ini, maka akses dana keistimewaan bia dibuka lebih luas lagi. Salah satunya untuk program pengentasan kemiskinan,” kata Lurah Ngloro ini.
Pada saat meresmikan tugu penanda keistimewaan di Kalurahan Bendung, Semin, Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengatakan, untuk memulai reformasi kalurahan dimulai dengan program digitalisasi di kalurahan. Perkembangan teknologi ini dimanfaatkan untuk memberikan akses kemudahan informasi kepada masyarakat agar ikut mengawasi jalannya pemerintahan secara akuntabel.
“Untuk mendukung digitalisasi kalurahan, kami sudah memasang 560 kilometer kabel fiber optic. Diharapkan dalam rentang dua waktu ke depan sudah bisa tesambung di seluruh kalurahan di DIY,” katanya.
Menurut Sultan, program digitalisasi kalurahan bisa diakses dengan scan barcode lewat tugu penanda keistimewaan di masing-masing kalurahan. “Bisa diakses karena ini juga bagian dari demokratisasi dalam pengawasan jalannya pemerintahan di kalurahan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gununungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih menyatakan hewan kurban di Bumi Handayani mengalami surplus sehingga siap memenuhi kebutuhan di luar daerah.
Sapi jumbo 977 kg asal Klaten terpilih jadi kurban Presiden 2026. Dipelihara peternak muda, lolos uji kesehatan dan siap disembelih.
Persebaya pesta gol 7-0 atas Semen Padang. Simak jalannya pertandingan, daftar pencetak gol, dan susunan pemain lengkap.
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Selandia Baru umumkan skuad Piala Dunia 2026 hasil seleksi 3 tahun. Kombinasi pemain senior dan muda siap beri kejutan.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.