Pieter Huistra Bicara Rivalitas PSS-PSIM: Sepak Bola Itu Indah
Pieter Huistra menanggapi komitmen suporter PSS-PSIM. Ia menyebut rivalitas wajar, tetapi dukungan kepada tim lebih penting.
Ribuan pengunjung melepas lampion di Kopi Ingkar Janji, Girimulyo pada malam pergantian tahun baru, Sabtu (31/12/2022). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Ribuan lampu lampion menghiasi langit malam kawasan Girimulyo, Kulonprogo pada malam pergantian tahun. Ribuan orang dari berbagai daerah datang untuk merayakan tahun baru dengan kesan unik lewat melepas lampion sebagai simbol harapan.
Pelepasan seribu lampion ini digelar di kedai Kopi Ingkar Janji, Pendoworejo, Girimulyo. Manajer Kopi Ingkar Janji, Muhammad Arif Ridho menerangkan setidaknya ada 2000-3000 orang yang merayakan tahun baru di Kopi Ingkar Janji. Lampion-lampion yang disediakan pun laris diborong para pengunjung.
"Kami menyediakan 1000 lampion. Kalau pengunjung yang datang kebetulan kita bisa sampai full ini tempat habis tiket habis sekitar 2000-3000-an," terangnya pada Sabtu (31/12/2022).
BACA JUGA : TAHUN BARU 2023: Titik Nol Kilometer hingga Tugu Jogja Jadi Lautan Manusia
Pelepasan lampion dipilih sebagai simbol harapan yang dilepaskan pasca dua tahun dilanda pandemi. "Jadi kan kita dua tahun yang lalu tidak merayakan tahun baru nih secara ramai-ramai. Harapannya dengan diterbangkan lampion ini jadi mengirim harapan teman-teman semuanya," ujarnya.
"Harapan masyarakat Indonesia ini agar nanti tahun 2023 menjadi lebih baik. Jadi seperti doa, doa yang dituliskan di lampion kemudian diterbangkan," katanya.
Salah satu peserta pelepasan lampion, Leny Nindya mengaku sangat senang dapat merayakan malam pergantian tahun baru di kawasan Menoreh. Wisatawan asal Kalimantan tersebut sengaja datang ke Jogja untuk berlibur. Dari medsos, ia tahu ada pelepasan lampion sehingga rela datang jauh-jauh ke Girimulyo.
"Jauh-jauh, kita baru sampai tadi magrib, terus langsung kesini. Kesannya acaranya seru, kemudian unik. Yang lain-lain kan cuma makan live music, di sini kita bisa live music sekalian kita bisa pesta kembang api dan juga ada lampionnya," tuturnya.
"Aku sengaja banget ke sini, karena event-event sebelumnya kita pandemi Covid, jadi mumpung sekarang mulai menurun jadi pengen banget merasakan tahun baru yang berbeda yaitu dengan pelepasan lampion ini," ujarnya.
BACA JUGA : Simak! Ini Negara Paling Pertama dan Terakhir Rayakan Malam Pergantian Tahun 2023
Pengunjung lainnya yang Yumanita dan Abhar mengaku senang mengikuti kegiatan pelepasan lampion ini. Mahasiswa asal UNY tersebut mengaku harga yang diberikan dalam acara pelepasan lampion ini sangat terjangkau. Meski sempat beberapa kali kesusahan menerbangkan lampion miliknya, tapi mereka merasa seru dapat merayakan tahun baru dengan pelepasan lampion.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pieter Huistra menanggapi komitmen suporter PSS-PSIM. Ia menyebut rivalitas wajar, tetapi dukungan kepada tim lebih penting.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 September 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.