Menguap Ternyata Membantu Membersihkan dan Mengatur Cairan Otak
Penelitian terbaru mengungkap bahwa menguap membantu mengatur cairan otak, menjaga suhu tubuh, hingga mendukung pembuangan limbah metabolisme.
Sejumlah alat berat mengerjakan penggalian TPST Transisi Piyungan, Senin (20/6/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sleman menargetkan tiga tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) rampung dibangun tahun ini. Sampah dari Sleman tidak akan lagi dibuang di TPST Piyungan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sleman Dwi Anta Sudibya mengatakan TPST akan dibangun di empat lokasi dan tiga di antaranya selesai tahun ini. Wilayah yang akan menjadi tempat pendirian TPST adalah Kalasan, Caturtunggal, Sendangrejo, dan Turi. Namun, rencana pembangunan TPST di Turi masih dalam tahap negosiasi.
Keempat TPST itu akan menampung sampah dari semua wilayah di Sleman sehingga tidak ada sampah dari Sleman yang dibuang ke Piyungan. Saat ini, TPST Piyungan menampung sampah dari Kota Jogja, Sleman, dan Bantul. Kapasitas TPST Piyungan sudah penuh pada tahun ini.
BACA JUGA: Pekan Ini Seluruh Pedagang Pasar Godean Sudah Pindah ke Lokasi Transit
"Kami tahu jadwal Piyungan akan habis di 2023 sehingga kami mengejar waktu. Mudah-mudahan akhir tahun ini minimal tiga TPST sudah operasi," ucapnya, Senin (2/1/2023).
Demi menekan produksi sampah di Sleman, Bupati Sleman telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Gerakan Pilah Sampah dari Rumah. Namun, pemilahan sampah di rumah tangga masih sulit dijalankan sehingga pemerintah lebih fokus membangun TPST. TPST yang berada di Kabupaten Sleman akan dikelola oleh swasta tahun ini. Dia menjelaskan produksi sampah di Sleman sangat tinggi, per bulan mencapai 283 ton.
Sementara itu, Kepala UPTD Persampahan Kabupaten Sleman Rita Probowati menyampaikan empat TPST yang tengah dibangun saat ini masih dalam tahap penyusunan detail engineering design dan izin Gubernur DIY. TPST yang kemungkinan segera dibangun berada di Kalasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penelitian terbaru mengungkap bahwa menguap membantu mengatur cairan otak, menjaga suhu tubuh, hingga mendukung pembuangan limbah metabolisme.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.