Polda Metro Akui Ajukan Penundaan Transaksi Rekening Mandiri Mas Botok
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Pembangunan Jalan Tol Semarang - Demak - Kementerian PUPR
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY memastikan trase tol Jogja-YIA sudah final yang kemungkinan tidak ada perubahan.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno menyatakan terkait masukan warga agar mempertahankan area pemakaman akan dibahas pula dalam rapat bersama lintas sektor yang berkaitan dengan jalan tol Jogja-YIA. Akan tetapi ia memberikan gambaran bahwa trase yang ada saat ini sudah final. Di sisi lain pengubahan trase atau mempertahankan suatu objek terdampak seperti kuburan harus diputuskan melalui data. Ia mencontohkan jika kuburan termasuk cagar budaya tentu harus dihindari.
Meski demikian, tim akan tetap menampung masukan dari masyarakat tersebut dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. “Karena semua harus diawali dari data, apakah lokasi yang dimaksud makam itu akan dicek dulu, termasuk cagar budaya atau tidak, terkena konstruksi atau tidak.
Masuk trase tetapi tidak terkena konstruksi itu termasuk bagian dari dipertimbangkan sehingga kearifan lokal akan kami kedepankan. Masukan warga tetap kami jadikan pertimbangan tetapi kami berharap semua harus berpartisipasi dalam mensukseskan proyek strategis nasional ini. [Soal trase] tidak ada perubahan,” katanya, Selasa (3/1/2023).
BACA JUGA: Korban Longsor Terakhir di Sleman Ditemukan
Ia optimistis proses menuju konsultasi publik akan berjalan lancar. Proses sosialisasi Jogja-YIA ini tergolong cepat dengan respons masyarakat yang sangat tinggi. Hal ini karena tim sejak awal terbuka dan memberikan informasi secara utuh dan berkesinambungan. Meski demikian Krido belum dapat memastikan apakah pembebasan lahan Jogja-YIA akan menjadi yang tercepat dibandingkan proyek serupa lainnya.
“Sehingga masyarakat dengan partisipasi tinggi sangat mendukung, karena itu akurat. Sama seperti pengalaman ketika IPL [Jogja-Bawen] awal, IPL penambahan lahan karena melewati saluran Mataram, sehingga pengalaman mengawali dulu izin penetapan lokasi itu membekali untuk penambahan lahan sehingga terbentuk IPL yang baru, ini juga cepat,” ujarnya.
Tol Jogja -YIA rencananya akan dibangun konstruksi mulai triwulan keempat 2023 dan ditarget beroperasi pada triwulan pertama 2026. Pembangunan tol ini akan terhubung dengan ruas di Jogja-Solo dan Jogja-Bawen dari Junction Sleman yang rencananya berada di Kawasan Mlati, Sleman. Rencananya aka nada empat exit toll di ruas Jogja-YIA terdiri atas exit toll Gamping, Exit Toll Sentolo, Exit Toll Wates dan Exit Toll Bandara YIA.
“Untuk percepatan dari awal JMM sudah ada tim lahan untuk mendorong pemberkasan dan dokumen agar cepat terinput ke LMAN dan bisa segera di-SPP-kan,” kata Ahmad Izzi Corporate Communication PT Jogjasolo Marga Makmur selaku pengelola jalan tol Jogja-Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda Metro Jaya menjelaskan status rekening Supriyono, warga Pati, yang disebut menampung donasi Rp80 juta untuk kebutuhan aksi.
Tottenham resmi mendatangkan Savinho dari Manchester City. Winger Brasil itu dikabarkan ditebus 85 juta pound sterling atau sekitar Rp2 triliun.
Prabowo menargetkan Indonesia berhenti impor minyak dan LPG dalam tiga tahun dengan pembangunan PLTS 100 GWp dan penguatan energi nasional.
Kekeringan Sukoharjo meluas. Sebanyak 3.300 jiwa dan tiga sekolah di sembilan desa terdampak krisis air bersih.
Prabowo menegaskan pemerintah harus memberantas korupsi hingga akar-akarnya dan menghentikan kebocoran keuangan negara demi kepentingan rakyat.
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.