WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban longsor talut proyek perumahan di Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman Selasa (3/1/2023)/Istimewa-Basarnas Yogyakarta
Harianjogja.com, SLEMAN—Korban keempat longsor talut proyek perumahan di Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, berhasil ditemukan pada pencarian hari kedua, Selasa (3/1/2023) pukul 13.39 WIB. Lokasi penemuan tak jauh dari tiga korban sebelumnya.
Kasi Operasi Basarnas Ygkyakarta, Asnawi Suroso, menjelaskan korban keempat ditemukan dalam kondisi sudah henti napas dan henti jantung. “Korban atas nama Surya, 32 tahun, laki-laki asal Klaten, Jateng dapat kami temukan kemudian dievakuasi dan diserahterimakan kepada keluarga,” ujarnya.
Korban terakhir ini ditemukan di posisi tak jauh dari ketiga korban lainnya yang sudah lebih dulu ditemukan pada pencarian hari pertama. “Kedalaman kurang-lebih 2 meter. Itu kedalaman lpngsoranya material. Kedalaman dari galian [proyek] sekitar 7 sampai 8 meter,” katanya.
Korban terkahir yang merupakan mandor dalam proyek tersebut ditemukan di bawah tumpukan material pasir. Dengan penemuan ini, maka semua korban longsor telah berhasil ditemukan dan pencarian pun ditutup.
Rincian korban longsor meliputi Karsono, 50 tahun, selamat; Karju, 40 tahun, selamat; Dodi, 53 tahun, meninggal dunia; dan Surya, 32 tahun, meninggal dunia. Tiga korban pertama ditemukan sekitar satu jam pasca kejadian.
BACA JUGA: Dijanjikan Kerja di Bandara Adisutjipto, Kakak Beradik Tertipu Ratusan Juta Rupiah
Pada pencarian hari kedua, dikerahkan ekskavator dan anjing pelacak dari Polda DIY. “Kami memprioritaskan mengamankan lokasi terlebih dahulu dengan mengurangi volume tanah yang berada di tebing sisi kanan dan kiri dari lokasi diduga keberadaan lorban dengan ekskavator,” ungkapnya.
Pencarian ini cukup sulit lantaran adanya tebing pasir di sisi kanan dan kiri lokasi pencarian yang bisa saja kembali longsor. “Kondisi tebing yang tidak stabil, pencari atau SAR gabungan di bawah tebing dimungkinkan akan mengali potensi bahaya longsor susulan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Jadwal KA Bandara YIA Jumat 19 Juni 2026 lengkap, termasuk layanan Xpress. Cek jam keberangkatan dari Tugu Jogja ke bandara.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Jumat 19 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan dan tips agar tidak kehabisan tiket.
Jadwal SIM keliling Polda Jogja Jumat 19 Juni 2026 lengkap lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini 19 Juni 2026 cerah di semua wilayah, suhu hingga 32°C, lengkap data BMKG terbaru.
Turki vs Paraguay di Piala Dunia 2026 jadi laga hidup mati Grup D yang menentukan nasib kedua tim di fase grup.