Advertisement
Dibuka Fungsional, Polda DIY Matangkan Rekayasa Lalin Tol Jogja-Solo
Direktorat Lalu Lintas Polda DIY bersama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) mematangkan rekayasa lalu lintas di ruas Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani dalam koordinasi pada Jumat (6/3 - 2026). / Istimewa // Polda DIYÂ
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Persiapan pengoperasian jalur fungsional Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan–Purwomartani terus dimatangkan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Direktorat Lalu Lintas Polda DIY bersama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar pengoperasian tol fungsional tersebut berjalan aman dan lancar.
Hasil koordinasi terbaru yang dilakukan pada Jumat (6/3/2026) memastikan bahwa jalur fungsional Tol Jogja Solo Segmen Prambanan–Purwomartani hanya akan digunakan sebagai akses masuk menuju Gerbang Tol Purwomartani. Skema ini diterapkan untuk mengatur arus kendaraan selama masa pengoperasian terbatas menjelang Lebaran.
Advertisement
Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Arie Prasetya Syafa’at, mengatakan koordinasi dilakukan bersama pihak PT Jasamarga Tollroad Operator guna memastikan kesiapan operasional jalur tol tersebut.
"Hasilnya tetap akan digunakan fungsional hanya entrance atau masuk ke Gerbang Tol Purwomartani dari 16–29 Maret 2026, dari pukul 06.00–18.00 WIB," terang Arie pada Jumat (6/3/2026).
BACA JUGA
Ia menjelaskan bahwa pengoperasian jalur fungsional Tol Jogja Solo Segmen Prambanan–Purwomartani akan berlangsung selama 14 hari dengan waktu operasional selama 12 jam setiap hari, yakni mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
Dalam rapat koordinasi tersebut juga dibahas sejumlah opsi rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan di Jalan Jogja–Solo yang kemungkinan terjadi akibat dibukanya akses tol fungsional tersebut.
"Beberapa alternatif manajemen rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan jika terjadi peningkatan volume kendaraan di ruas Solo–Jogja, khususnya yang keluar dari Gerbang Tol Prambanan," ungkapnya.
Selain pengaturan arus kendaraan, Ditlantas Polda DIY juga menaruh perhatian pada kelengkapan rambu lalu lintas di jalur tol yang akan difungsikan. Rambu-rambu tersebut dijadwalkan mulai dipasang pada pekan depan sebelum jalur tol dibuka.
"Rambu-rambu masih dalam proses. Rencana 10 Maret terpasang dan 11 Maret kami cek. Jika masih ada yang kurang akan kami beri masukan," tegasnya.
Karena status jalan tol tersebut masih bersifat fungsional, fasilitas penerangan jalan juga belum tersedia secara penuh. Penerangan sementara hanya akan dipasang di area sekitar Gerbang Tol Purwomartani.
"Untuk lampu belum ada karena masih fungsional, hanya ada di sekitar gerbang tol," tandasnya.
Pengoperasian jalur fungsional Tol Jogja Solo Segmen Prambanan–Purwomartani ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas pada jalur utama Jogja–Solo selama periode arus mudik Lebaran 2026, terutama pada titik-titik yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- JK Nilai Mediasi Indonesia dalam Konflik Iran Tak Mudah
- Ramcek di Terminal Semin, Dua Bus AKAP Kedapatan Tak Punya Izin Trayek
- SIM Keliling DIY Hari Ini 6 Maret 2026: Cek Lokasi dan Syaratnya
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 6 Maret 2026, Cek Jamnya
- Pemeliharaan Jaringan PLN di Sleman, Listrik Padam 13.00-16.00 WIB
Advertisement
Advertisement









