Kampung Celana Dalam Klaten Bertahan di Tengah Krisis
Sentra konveksi pakaian dalam di Tempursari Klaten bertahan di tengah kenaikan bahan baku dan turunnya permintaan, untung tergerus 50 persen.
Kejurnas Motoprix Regional 2 Puaran 3 2018 di Sirkuit Lanud Gading, Wonosari, Gunungkidul, Minggu (13/5/2018). Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, berencana mengembangkan wisata udara dengan konsep terbang mengelilingi wilayah ini dengan pesawat kecil.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta di Gunungkidul, Selasa (17/1/2023), mengatakan wisata udara mengelilingi Gunungkidul dengan pesawat kecil sangat menjanjikan untuk percepatan pengembangan wisata di wilayah ini.
"Konsep wisata ini sangat menjanjikan ke depan, apalagi pariwisata di Gunungkidul sedang tumbuh pesat," kata Sunaryanta.
Ia mengatakan pengembangan wisata Gunungkidul dari semua sisi mulai dari darat, laut dan udara. Pemkab Gunungkidul masih terus menyusun konsepnya, khususnya wisata udara.
Konsep wisata udara seperti ini tergolong wisata minat khusus. Namun ia optimistis tetap ada minat dari wisatawan. "Apalagi generasi saat ini juga menyukai wisata yang ekstrem," kata Sunaryanta.
BACA JUGA: Ini Jenis Belanja Paling Besar Wisatawan di Jogja Menurut Survei
Namun demikian, ia mengatakan dirinya telah menjalin komunikasi dengan komunitas penerbangan di DIY yang menyediakan jasa penyewaan pesawat kecil.
Menurut dia, kondisi alam di Gunungkidul cocok dinikmati lewat cara terbang berkeliling. Di Gunungkudul sudah ada fasilitas Lapangan Udara (Lanud) Gading, Playen yang bisa dimanfaatkan.
Ia mengatakan konsep wisata udara tersebut perlu masih dimatangkan agar sesuai harapan. Termasuk berkoordinasi dengan pengelola dari Lanud Gading.
"Akan dikaji potensinya seperti apa, serta bagaimana menarik pihak swasta," katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Mohamad Arif Aldian mengatakan konsep wisata udara terbilang menarik dan inovatif. Sebab dinilai sesuai dengan potensi Gunungkidul sendiri.
Menurut dia, akan jadi pengalaman menarik bagi wisatawan dengan berkeliling di udara menggunakan pesawat. Rencana pengembangan wisata udara membutuhkan kajian yang mendalam karena menyangkut lintas instansi dan izin yang panjang.
"Terutama terkait regulasi penerbangan demi keamanan dan kenyamanannya," kata Arif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sentra konveksi pakaian dalam di Tempursari Klaten bertahan di tengah kenaikan bahan baku dan turunnya permintaan, untung tergerus 50 persen.
BRIN mengembangkan komposit NiFe-LDH/Ag₃PO₄ yang mampu meningkatkan produksi hidrogen bersih melalui proses pemisahan air dengan efisiensi lebih tinggi.
Jadwal Angkutan Wisata dari Kota Jogja ke Pantai Drini via Obelix
BMKG memprakirakan hujan petir berpotensi terjadi di sejumlah kota besar pada Minggu. Jakarta, Bandung, hingga Pekanbaru diprediksi diguyur hujan ringan.
Penyaluran rumah subsidi FLPP 2026 mencapai 77.532 unit atau 22,15 persen dari target. Generasi muda usia 19–25 tahun menjadi penerima terbanyak.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress 14 Juni 2026 dari Stasiun Tugu ke Bandara YIA. Perjalanan non-stop hanya 35-40 menit dengan tarif Rp50.000.