Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
WLR, Mahasiswi salah satu PTS di Jogja pelaku pembuang bayi saat dibawa petugas kepolisian, Rabu (18/1/2023). - Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Petugas kepolisian mengungkap kronologi pembuangan bayi di tempat sampah tepatnya di Dusun Tanjung, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul. Pelaku yang tak lain adalah salah satu mahasiswi PTS di Jogja berinisial WLR, 23, sempat menonton pawai di Malioboro setelah membuang darah dagingnya di tempat sampah.
Polsek Sewon menangkap seorang mahasiswi asal asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu merupakan tersangka pembuangan bayi perempuan yang meninggal dunia di tempat sampah di sebuah indekos di wilayah Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul.
BACA JUGA : Polisi Tangkap Mahasiswi PTS Jogja Pembuang Bayi
Kapolsek Sewon Kompol Suyanto mengatakan tersangka WLR melahirkan bayi perempuan secara mandiri di kamar mandi indekos di wilayah Dusun Tanjung, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, sekitar pukul 04.00 WIB. Setelah dilahirkan bayi tersebut sempat menangis.
Karena panik WLR lalu ke luar kamar mandi untuk mengambil gunting kemudian digunakan untuk memotong tali pusar. Selain itu WLR juga mengambil tas plastik warna hitam dan kain hitam di dapur.
“Kain dan plastik tersebut digunakan untuk membungkus bayi yang sudah dalam kondisi meninggal dunia dan membuangnya di tempat sampah sekitar indekos. Sedangkan plasentanya dibuang di WC,” katanya, Rabu (18/1/2023).
Setelah membuang bayi di tempat sampah, WLR kemudian masuk kamar untuk istirahat. Setelah itu jelang siang hari, WLR meninggalkan kamar indekos untuk melihat pawai di Malioboro sekitar pukul 11.00 WIB. Lalu pulang ke tempat indekos temannya di daerah Sleman.
BACA JUGA : Pengakuan Mahasiswi di Jogja, Nekat Buang Bayinya karena
Sementara bayi yang dibuang di tempat sampah diketahui warga sekitar indekos di Sewon oleh warga sekitar pukul 08.30 WIB. Setelah melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, tersangka pembuangan bayi tersebut mengarah pada WLR. Salah satu indikasinya ada teman indekos yang sering melihat WLR mengenakan baju-baju besar dan sarung sebelum bayi ditemukan di tempat sampah.
WLR ditangkap di sebuah indekos di wilayah Sleman pada Senin (16/1/2023) lalu. “WLR merupakan pelaku pembuang bayi di tempat sampah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
BKSDA Yogyakarta mendalami kemunculan Monyet Ekor Panjang di Hargowilis. SM Sermo ditegaskan bukan habitat alami primata tersebut.
Polisi menangkap dua pelaku pencurian Rp14,5 juta dari laci SPBU Salaman, Magelang. Keduanya dibekuk enam hari setelah kejadian.
Akhir pekan menjadi waktu yang tepat untuk sejenak melepas penat, berkumpul bersama orang-orang terdekat, sekaligus menikmati hidangan yang menggugah selera.
Turis Eropa ke Sleman naik 50% saat high season. HPI Sleman menyoroti destinasi yang mendadak tutup dan aturan booking wisata.
Bank Indonesia memperluas kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen untuk mendorong efisiensi biaya transaksi