RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Suasana TPR Parangtritis. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Bantul mencatat jumlah wisatawan selama akhir pekan atau periode libur Imlek pada 20-22 Januari 2022 total ada 40.731 wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi di Bumi Projotamansari.
Dari jumlah tersebut paling tinggi kunjungan ke Pantai Parangtritis mencapai 35.580 orang. Sementara sisanya berkunjung ke destiansi lain yang dikelola oleh Pemkab Bantul seperti Pantai Samas sampai Pantai Pandansimo, Goa Selarong, dan Goa Cerme.
“Jumlah ini belum termasuk masa cuti Imlek hari Senin ini yang diperkirakan bisa mencapai sekitar 6.000an selama sehari,” kata Kepala Seksi Promosi dan Informasi Wisata Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi, saat dihubungi Senin (23/1/2023).
BACA JUGA : Kunjungan Wisatawan di Jogja saat Libur Imlek Tak Meningkat Signifikan
Markus mengatakan kunjungan di akhir pekan kemarin mengalami peningkatan 18% jika dibanding akhir pekan sebelumnya. Adapun jumlah kunjungan pada akhir pekan sebelumnya diketahui sebanyak 34.486 orang pada periode 13-15 Desember 2023.
Selain jumlah wisatawan yang meningkat pada akhir pekan, selama sepekan juga mengalami peningkatan. Jumlah wisatawan selama sepekan pada 16-22 Januari 2023 tercatat ada sebanyak 54.825 orang dengan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp532,1 juta. Sementara selama sepekan sebelumnya atau pada 9-15 Januari 2023 ada 50.993 orang yang berwisata dengan raihan PAD sebesar Rp496,9 juta.
“Untuk mingguan naik delapan persen, sementara pada weekend kunjungan wisatawan naik 18 persen dibandingkan biasanya,” ujarnya. Pria yang akrab disapa Ipung ini mengatakan jumlah kunjungan tersebut belum termasuk cuti bersama di hari Senin atau 23 Januari 2023.
Okupansi Hotel
Lebih lanjut Ipung mengatakan dari jumlah wisatawan yang berkunjung selama sepekan kemarin yang menggunakan pembayaran non tunai masih sedikit atau sekitar 924 orang. Sementara saat akhir pekan pembayaran non tunai sekitar 518 orang. Menurutnya, wisatawan masih belum familiar dengan pembayaran non tunai sehingga karcis pembayaran tunai tahun ini masih diperlukan.
Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul, Yohanes Hendra Dwi Utomo mengatakan objek wisata di Bantul kemungkinan diserbu wisatawan selama libur Imlek terutama kawasan pantai. Namun ramainya wisatawan tidak berimbas pada okupansi atau tingkat hunian hotel.
BACA JUGA : Libur Imlek, Kunjungan Wisata di Breksi Justru Menurun
Menurut Hendra, tidak maksimalnya tingkat okupansi hotel di Bantul karena pada momentum liburan Imlek ini mayoritas wisatawan hanya singgah. Wisatawan hanya pergi mengunjungi beberapa destinasi wisata lalu pulang ke daerahnya masing-masing tanpa menginap di hotel.
“Wisatawan yang datang ke Bantul hanya singgah, misal pagi atau siang ke Pantai Parangtritis kemudian malam harinya ke Malioboro tanpa menginap di hotel,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.