Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Rumah AW di Sleman yang digerebek polisi/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Penangkapan AW, laki-laki warga Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman karena dugaan terlibat terorisme pada Minggu (22/1/2023) lalu mengejutkan keluarganya. Mereka menyebut tidak tahu sama sekali jika AW terlibat aktivitas terorisme.
AW diketahui tinggal di rumahnya bersama keluarga yang meliputi ibu dan kedua adiknya. Pasca penangkapan AW, rumahnya yang berlokasi di Jetis Jogopaten, Pandowoharjo, nampak lengang, Senin (23/1/2023). Tidak nampak polisi yang berjaga.
Adik AW, Uki Septriyanto, ketika ditemui wartawan menjelaskan ia baru tahu ada penangkapan tersebut pada Minggu sore usai bekerja sebagai ojek online. “Saya baru tahu. Saya ngojek dari pagi, sorenya diberi tahu kalau ada itu [penangkapan],” ujarnya.
Ia menceritakan keluarga tidak mengetahui jika AW terlibat dalam aktivitas terorisme. Menurutnya AW masih berkomunikasi dengan keluarga seperti biasa. “Kita gantian, misalnya beli listrik kalau saya ada ya saya, kadang mas saya,” ungkapnya.
Dalam penangkapan tersebut, Densus 88 Antiteror Polri juga mengambil serbuk bahan peledak. Terkait barang ini, keluarga juga tidak mengetahui jika AW menyimpannya. “Ga tahu semua, ibu ya ga tahu. Kamarnya di depan. Sekeluarga jarang msusk kamarnya,” kata dia.
AW menurutnya juga ccukup bergaul di masyarakat. Jika ada hajatan atau semacamnya AW akan terlibat. “Di masyarakat kalau ada ornag meninggal ya datang. Kenduren datang. Kerja bakti kadang datang kadang tidak,” katanya.
BACA JUGA: Jalani Debut bersama Al Nassr, Ini Kata Cristiano Ronaldo
Pasca penangkapan, AW sampai saat ini masih belum dipulangkan. Dari keluarga juga belum diberi kesempatan untuk menjenguk atau mendampingi. “Harapan saya mas bisa berubah, jangan tertutup atau seperti apa. Kita kan ga tau. Mengingat kondisi ibu, ekonomi gimana,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.