Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Rumah AW di Sleman yang digerebek polisi/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Penangkapan AW, laki-laki warga Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman karena dugaan terlibat terorisme pada Minggu (22/1/2023) lalu mengejutkan keluarganya. Mereka menyebut tidak tahu sama sekali jika AW terlibat aktivitas terorisme.
AW diketahui tinggal di rumahnya bersama keluarga yang meliputi ibu dan kedua adiknya. Pasca penangkapan AW, rumahnya yang berlokasi di Jetis Jogopaten, Pandowoharjo, nampak lengang, Senin (23/1/2023). Tidak nampak polisi yang berjaga.
Adik AW, Uki Septriyanto, ketika ditemui wartawan menjelaskan ia baru tahu ada penangkapan tersebut pada Minggu sore usai bekerja sebagai ojek online. “Saya baru tahu. Saya ngojek dari pagi, sorenya diberi tahu kalau ada itu [penangkapan],” ujarnya.
Ia menceritakan keluarga tidak mengetahui jika AW terlibat dalam aktivitas terorisme. Menurutnya AW masih berkomunikasi dengan keluarga seperti biasa. “Kita gantian, misalnya beli listrik kalau saya ada ya saya, kadang mas saya,” ungkapnya.
Dalam penangkapan tersebut, Densus 88 Antiteror Polri juga mengambil serbuk bahan peledak. Terkait barang ini, keluarga juga tidak mengetahui jika AW menyimpannya. “Ga tahu semua, ibu ya ga tahu. Kamarnya di depan. Sekeluarga jarang msusk kamarnya,” kata dia.
AW menurutnya juga ccukup bergaul di masyarakat. Jika ada hajatan atau semacamnya AW akan terlibat. “Di masyarakat kalau ada ornag meninggal ya datang. Kenduren datang. Kerja bakti kadang datang kadang tidak,” katanya.
BACA JUGA: Jalani Debut bersama Al Nassr, Ini Kata Cristiano Ronaldo
Pasca penangkapan, AW sampai saat ini masih belum dipulangkan. Dari keluarga juga belum diberi kesempatan untuk menjenguk atau mendampingi. “Harapan saya mas bisa berubah, jangan tertutup atau seperti apa. Kita kan ga tau. Mengingat kondisi ibu, ekonomi gimana,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 23 September 2026, kompak turun untuk Antam, Galeri 24 dan UBS. Simak harga jual dan buyback.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.