Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Rumah AW di Sleman yang digerebek polisi/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Penangkapan AW, laki-laki warga Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman karena dugaan terlibat terorisme pada Minggu (22/1/2023) lalu mengejutkan keluarganya. Mereka menyebut tidak tahu sama sekali jika AW terlibat aktivitas terorisme.
AW diketahui tinggal di rumahnya bersama keluarga yang meliputi ibu dan kedua adiknya. Pasca penangkapan AW, rumahnya yang berlokasi di Jetis Jogopaten, Pandowoharjo, nampak lengang, Senin (23/1/2023). Tidak nampak polisi yang berjaga.
Adik AW, Uki Septriyanto, ketika ditemui wartawan menjelaskan ia baru tahu ada penangkapan tersebut pada Minggu sore usai bekerja sebagai ojek online. “Saya baru tahu. Saya ngojek dari pagi, sorenya diberi tahu kalau ada itu [penangkapan],” ujarnya.
Ia menceritakan keluarga tidak mengetahui jika AW terlibat dalam aktivitas terorisme. Menurutnya AW masih berkomunikasi dengan keluarga seperti biasa. “Kita gantian, misalnya beli listrik kalau saya ada ya saya, kadang mas saya,” ungkapnya.
Dalam penangkapan tersebut, Densus 88 Antiteror Polri juga mengambil serbuk bahan peledak. Terkait barang ini, keluarga juga tidak mengetahui jika AW menyimpannya. “Ga tahu semua, ibu ya ga tahu. Kamarnya di depan. Sekeluarga jarang msusk kamarnya,” kata dia.
AW menurutnya juga ccukup bergaul di masyarakat. Jika ada hajatan atau semacamnya AW akan terlibat. “Di masyarakat kalau ada ornag meninggal ya datang. Kenduren datang. Kerja bakti kadang datang kadang tidak,” katanya.
BACA JUGA: Jalani Debut bersama Al Nassr, Ini Kata Cristiano Ronaldo
Pasca penangkapan, AW sampai saat ini masih belum dipulangkan. Dari keluarga juga belum diberi kesempatan untuk menjenguk atau mendampingi. “Harapan saya mas bisa berubah, jangan tertutup atau seperti apa. Kita kan ga tau. Mengingat kondisi ibu, ekonomi gimana,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
DPR mendukung Kejagung mengusut dugaan keterlibatan prajurit TNI aktif dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 7 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan pilihan perjalanan dari pagi hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 7 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Polres Pamekasan memeriksa tiga orang terkait dugaan suap program MBG. Polisi juga akan memanggil seluruh kepala dapur MBG.
Simak tips memilih seragam sekolah yang nyaman, awet, dan sesuai aturan sekolah agar tidak salah beli saat tahun ajaran baru.