Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Foto ilustrasi tenaga kerja digital./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Indeks Masyarakat Digital yang dirilis Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menyebut DIY berada di peringkat kedua pasar tenaga kerja digital terbaik di Indonesia pada 2022. DIY hanya kalah poin 0,48 dari DKI Jakarta yang berada di posisi pertama.
Penentuan pasar tenaga kerja terbaik tersebut menggunakan berbagai indikator, terutama permintaan tenaga kerja berketerampilan digital di suatu daerah. Indikator lainnya adalah tren bekerja jarak jauh, proporsi pekerja yang menggunakan Internet, variasi keterampilan digital pekerja, pelatihan digital yang disediakan perusahaan, dan tingkat otomatisasi pekerjaan.
Skor pasar tenaga kerja digital di DIY pada 2022, menurut Kominfo, adalah 51,55 dengan skala 0-100. Posisi ketiga indeks tersebut adalah Jawa Tengah, lalu secara berurutan ada Bali, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Maluku.
BACA JUGA: Mulai Dipetakan, Ini Perkiraan Kawasan Macet akibat Pembangunan Tol Jogja Solo dan Jogja Bawen
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY menyambut baik indeks tersebut dan berkomitmen untuk meningkatkan layanan dan akses masyarakat DIY terhadap lapangan kerja digital. Kepala Disnakertrans DIY Aria Nugrahadi menyebut pasar tenaga kerja digital akan bertambah banyak tiap tahunnya di DIY.
“Data spesifik jumlah kebutuhan tenaga kerja digital DIY memang belum ada, tetapi kami yakin trennya makin banyak perusahaan yang mensyaratkan keterampilan digital bagi karyawannya,” kata Aria, Minggu (29/1/2023).
Aria menjelaskan sebelum pandemi, banyak perusahaan berbasis digital tumbuh di DIY. “Baik kantor cabang sampai startup tumbuh terus, dan terbukti pandemi mereka bisa survive. Artinya ini jadi peluang lapangan tenaga kerja yang potensial di DIY,” jelasnya.
Pasar tenaga kerja digital di, menutut Aria, antara lain telemarketing, customer service, kreator konten, hingga software engineering. “Jenis pasarnya beragam sekali, hampir semua jenis keterampilan digital ada pasarnya di DIY dan jumlahnya besar,” ujarnya.
Peluang tersebut, lanjut Aira, harus ditangkap masyarakat. “Kami juga menyediakan pelatihan keterampilan digital, pembinaan dan pengawasan perusahaan berbasis produk dan layanan digital juga kami awasi,” ucapnya.
Koordinasi juga dilakukan Disnakertrans pada Diskominfo DIY. “Ada program perluasan jaringan wifi, kunci utama keterampilan digital ini kan Internet sehingga kami sediakan itu,” katanya.
BACA JUGA: Dokumen Pengadaan Tanah Disiapkan! Ini Perkiraan Jadwal Konsultasi Publik Tol Jogja-YIA
Disnakertrans terus mengawasi perusahaan berbasis produk dan layanan digital. “Sampai sekarang mereka tertib terhadap aturan yang ada," kata dia.
Secara global peningkatan pasar tenaga kerja digital diproyeksikan akan terus meningkat. Survei Microsoft dan LinkedIn menyebutkan akan ada 190 juta pekerjaan dengan spesifikasi keterampilan digital pada 2025.
Rincian survei tersebut menyebutkan setidaknya dibutuhkan 98 juta pekerjaan di bidang software development atau pengembangan perangkat lunak. Lalu 20 juta pekerjaan di bidang analis data, pembelajaran mesin, dan kecerdasan buatan. Kemudian 6 juta pekerjaan di bidang keamanan jaringan, serta 1 juta pekerjaan di bidang perlindungan data.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
YouTube akan meluncurkan fitur deteksi wajah AI untuk kreator guna melawan deepfake dan penyalahgunaan konten digital.
Kemendagri dorong aturan larangan perang suku di Papua Pegunungan lewat Raperdasus dan Raperdasi demi menjaga keamanan.
Lonjakan penumpang KAI Daop 4 Semarang capai 220 ribu saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Ini rute favoritnya.
Bahasa Inggris akan jadi pelajaran wajib SD mulai 2027. Pemerintah siapkan pelatihan guru dan strategi peningkatan mutu pendidikan.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.