Film Jangan Buang Ibu Keliling 20 Kota, Jogja Masuk Daftar
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah terus mengebut proses menuju pembebasan lahan pembangunan tol Solo-Jogja-YIA seksi 3 atau dikenal dengan tol Jogja-YIA yang menghubungkan antara ruas Gamping Sleman hingga Kulonprogo. Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY selaku tim persiapan pembebasan lahan menyatakan konsultasi publik akan segera digelar dengan memanggil warga terdampak.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno menjelaskan saat ini timnya sedang mempersiapkan untuk menuju konsultasi publik pembangunan tol Jogja-YIA. Salah satunya terkait dengan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) yang disusun pemberkasannya berdasarkan jumlah pemilik lahan terdampak pembangunan tol Jogja-YIA.
BACA JUGA : Perbaikan Jalan Bergelombang ke Arah Bandara YIA
“DPPT ini hasil sosialisasi yang sudah kami lakukan dan itu harus kami verifikasi dulu. Harapannya verifikasi DPPT ini selesai Januari ini,” kata Krido, Minggu (29/1/2023).
Sebagaimana diketahui DPPT merupakan dokumen yang disusun dan ditetapkan oleh instansi yang akan memerlukan tanah dalam tahapan perencanaan pengadaan tanah berdasarkan studi kelayakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Lahan terdampak pembangunan tol Jogja-YIA tercatat sebanyak 6.173 bidang yang tersebar di Sleman empat kecamatan pada 10 desa, Bantul satu kecamatan pada dua desa, Kulonprogo sebanyak Sembilan kecamatan pada 18 desa.
Krido menyatakan proses kelengkapan dokumen DPPT tersebut dimintakan secara langsung melalui koordinasi dengan setiap kalurahan. “Kami kelengkapan pemberkasan dulu, kami harus cek akurasinya kepemilikan. Kami verifikasi awal sehingga jangan sampai terjadi salah alamat yang diundang [untuk hadir di konsultasi publik],” ujarnya.
BACA JUGA : Konsultasi Publik Tol Jogja-YIA Akan Digelar Januari 2023
Adapun perkembangan pemberkasan DPPT ini hingga pekan terakhir Januari sudah mencapai lebih dari 90%. Pemda DIY optimistis DPPT akan selesai pada Januari 2023. “Tidak ada kendala cuma itu tadi leh do ngumpulke [yang mengumpulkan] harus lengkap, ini kami sudah mulai mengambil data itu di kelurahan sekitar 90 persen lebih sudah pemberkasa. Target kami Januari sudah lengkap daftar verifikasi DPPT,” katanya.
Setelah DPPT ini rampung, selanjutnya pada pekan pertama Februari 2023 tim persiapan pembebasan lahan segera menentukan jadwal konsultasi publik dengan mengundang langsung terdampak. Dalam konsultasi publik ini setiap pemilik lahan akan dimintai persetujuan bahwa tanahnya dibebaskan untuk pembangunan jalan tol Jogja-YIA.
“Untuk dasar pekan pertama Februari mulai penjadwalan konsultasi publik, kami merencanakan penjadwalan untuk lokasi-lokasi yang memang sudah siap DPPT-nya akan kami dahulukan jadwal konsultasi publik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
SIM keliling Sleman 23 Mei 2026 hadir di Sleman City Hall malam hari untuk perpanjangan SIM A dan C.
Program ketahanan pangan Bantul berbasis Dana Desa mulai berkembang, namun kapasitas BUMKal masih menjadi tantangan utama.
Lens meraih gelar pertama Piala Prancis 2026 setelah mengalahkan Nice 3-1 di final Coupe de France di Stade de France.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Jadwal pemadaman listrik Jogja Sabtu 23 Mei 2026 terjadi di wilayah Sedayu, Kulon Progo, dan sekitarnya mulai pukul 13.00 WIB.