Pariwisata Sleman Hadapi Tantangan Jalan Tol, DPRD Minta Strategi Baru
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
Ilustrasi./Harianjogja
Harianjogja.com, BANTUL — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mengaku kerap kehabisan beronjong kendati telah dibantu oleh BPBD DIY. Padahal angka tanah longsor di Bantul terbilang cukup tinggi, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Agus Yuli Herwanta, membenarkan bahwa BPBD Bantul memang acap kehabisan beronjong. “Soalnya ketika Desember 2022 lalu, intensitas bencana cukup banyak. Sekarang ini total beronjong yang kami punya tersisa 20 unit dan itu berasal dari BPBD DIY,” kata Agus ditemui di kantornya pada Senin (30/1/2023).
Guna mengantisipasi habisnya bantuan beronjong ke masyarakat, BPBD sedang berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSSO) terkait dengan tambahan bantuan beronjong.
“Memang selama ini beronjong itu berasal dari BPBD DIY. Namun, barangkali nanti dari BBWSSO dapat menyumbangkan untuk diberikan ke masyarakat yang membutuhkan. Makanya kami studi banding ke sana,” katanya.
BACA JUGA: Empat Pekerja Proyek Tertimbun Longsor, Satu Meninggal
Agus mengatakan masyarakat dapat mengirim permohonan bronjong apabila membutuhkan. Namun, BPBD hanya memberikan beronjong tanpa batuan pengisi. Masyarakat tetap harus mengusahakan batu-batuan untuk mengisi bronjong secara mandiri.
Lebih jauh, menanggapi beberapa kejadian kebencanaan pada tanggal 25 Januari lalu, BPBD masih melakukan asesmen kebutuhan logistik.
Staf bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul, Plentyas Lalang Dwi Hartanta, mengatakan BPBD Bantul sudah berkoordinasi dengan DPUPKP terkait dengan penyediaan alat berat dalam proses pembersihan material sisa longosr di Dusun Nogosari, Kalurahan Selopamioro, Imogiri, Bantul yang menyebabkan akses jalan desa dan aliran sungai desa tertutup.
“Tadi dari DPUPKP Bantul sudah turun alat berat untuk membersihkan longsoran. Terkait logistik sudah include ke pihak Desa. BBM alat berat tersebut sudah diurus Desa,” kata Lalang.
Sementara di Dusun Benyo, Kalurahan Sendangsari, Panjangan, Bantul, BPBD telah memberikan bantuan dua terpal berukuran 5 X 7 meter untuk menutup rekahan talud rumah. Selain itu, warga sekitar memerlukan bronjong atau bangket.
“Kadang begini, sekalipun mereka perlu beronjong, ya belum tentu turun soalnya mereka harus memastikan dapat menyediakan batu sebagai isian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.