CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Sejumlah pengendara melintas di salah satu titik kerusakan jalan di kawasan perbatasan Gunungkidul dan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Sumberejo, Kecamatan Semin, Senin (25/3/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Pariwisata Gunungkidul mencatat masih banyak jalan menuju destinasi wisata yang rusak. Meski demikian, untuk perbaikan juga sangat bergantung dengan kemampuan keuangan daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian mengatakan, upaya peningkatan kualitas layanan kepariwisataan terus dilakukan. Meski demikian, ia tidak menampik masih ada kendala, salah satunya terkait dengan akses ke destinasi wisata, khususnya kawasan pantai.
Aldian mengungkapkan, jalan rusak ke destinasi ada beberapa yang telah didata. Ia mencontohkan kerusakan terjadi di ruas Pantai Sadranan-Somadeng; Pantai Drini; Jungwok; Ngrenehan-Widodaren; Ngedan, Bukit Pengilon, Sedahan hingga Krokoh.
Selain itu, juga ada jalan masuk ke wisata air terjun Sri Getuk di Kalurahan Bleberan, Playen. “Ada juga jalan menuju Goa Cerme dan Gunung Ireng,” kata Aldian kepada Harianjogja.com, Kamis (2/2/2023).
Menurut dia, upaya perbaikan terus diajukan ke pemkab. Meski demikian, pelaksanaannya juga sangat bergantung dengan kemampuan keuangan daerah.
Selain itu, perbaikan juga membutuhkan pemetaan terkait dengan status jalan yang ada. “Memang masih perlu dipetakan lagi statusnya karena berkaitan dengan kewenangan. Apakah ini jalan desa, kabupaten, provinsi atau jalan nasional,” katanya.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, tahun ini mendapatkan Alokasi Dana Khusus (DAK) sebesar Rp15 miliar. Sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat, pemanfaatan difokuskan untuk pembangunan guna mendukung sektor kepariwisataan.
BACA JUGA: Kabar Penculikan Anak di Sleman Marak, Pengamat: Ini Terror Factory!
Rencananya perbaikan untuk mendukung jalur wisata ke Gunung Api Purba Nglanggeran. Perbaikan pertama di ruas Tawang-Serut di Kapanewon Patuk dan Gedangsari senilai Rp9,2 miliar. Selain itu, juga dipergunakan perbaikan ruas Sambipitu-Tawang.
“Sisanya sekitar Rp700 juta dipergunakan perbaikan di jalur wisata ke Kalisuci, tepatnya di ruas Karangmojo-Semanu,” kata Wadiyana.
Menurut dia, untuk bantuan DAK ada beberapa ruas jalur wisata yang ingin diperbaiki. Meski demikian, pagu anggaran yang diberikan belum bisa mengcover seluruh ruas yang mengalami kerusakan.
“Misal ruas Karangmojo-Semanu sudah diusulkan dapat, tapi tidak ada muncul sehingga perbaikan belum bisa menyasar keseluruhan ruas yang rusak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.