El Nino Mulai Diwaspadai, Bulog DIY Perkuat Cadangan Beras
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Kondisi longsoran talut di kawasan Tebing Breksi. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Pengelola Wisata Tebing Breksi, Prambanan Sleman memastikan aktivitas wisata tetap berjalan normal di tengah adanya longsor di talut lokasi parkir Kawasan tersebut.
Pengelola Wisata Tebing Breksi, Kholiq Widiyanto memastikan kegiatan wisata tetap berjalan normal meski ada talut longsor di sebelah barat area parkir. Talut tersebut masih baru dan milik warga sekitar dan disewa oleh pengelola sehingga pengerjaan talut juga dilakukan oleh pemilik lahan.
"Ini kan hanya sebagian kecil parkir, jadi parkir yang lain masih luas. Gak ada masalah [aktivitas wisata berjalan normal]," ucapnya dihubungi Sabtu, (4/2/2023).
BACA JUGA : Kawasan Tebing Breksi Longsor, Bagaimana Kondisi Wisata?
Ia mengakui kondisi talut memang kurang sesuai dengan kaidah konstruksi. Terlalu tegak dan tidak ada suling-suling air. Saat ini masih dilakukan komunikasi terkait tindaklanjut perbaikan Bersama pemilik lahan. Perbaikan akan dilakukan secepatnya, talut yang longsor sudah dibendung dengan pasir agar air tidak mengalir ke talut untuk mengantisipasi longsor susulan.
"Kalau dari kami sih secepatnya [perbaikan]. Cuma ini kan berkaitan dengan biaya, perjanjian bagaimana, apakah si pemilik tanah ini kami cukupi dulu, atau syukur-syukur [sudah] punya uang. Kalau dari kami sih secepatnya," jelasnya.
Panewu Prambanan, Siti Wahyu Purwaningsih mengatakan setidaknya ada tujuh laporan sementara kejadian tanah longsor di Kapanewon Prambanan. Seperti tanggul jebol di Goa Maria Sendang Sriningsih.
BACA JUGA : Siap-Siap! Tebing Breksi & Kaliurang Diperkirakan Macet
Talut longsor di Gandri Kalinongko Lor, Gayamharjo, tebing longsor di Jatirejo, Gayamharjo, tebing longsor di Terto, Gayamharjo, tebing jalan longsor di Ledoksari Kikis, talut samping rumah longsor di Gunungsari, Sambirejo, dan talut longsor di Tebing Breksi.
Kejadian tanah longsor ini semua disebabkan karena curah hujan yang tinggi. Khusus di Tebing Breksi menurutnya penanganan akan segera dikoordinasikan.
"Tindaklanjut akan dikoordinasikan dengan pihak Tebing Breksi, Dukuh, dan Lurah Sambirejo," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bulog Yogyakarta memastikan stok beras DIY aman mencapai 87 ribu ton di tengah ancaman El Nino dan musim kering 2026.
Polisi selidiki keributan di Tegalrejo Jogja yang viral di media sosial. Diduga terjadi penganiayaan usai cekcok di jalan.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.