Pemkab Bantul Berdayakan Warga Awasi Pembuangan Sampah Liar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memberdayakan masyarakat untuk menjaga pihak yang nakal membuang sampah di perbatasan wilayah.
Warga mengantre membeli minyak goreng kemasan saat peluncuran Minyakita di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (6/7/2022). Antara
Harianjogja.com, BANTUL– Pedagang pasar mengeluhkan sulit mendapatkan stok Minyakita di pasaran. Beberapa penjual terpaksa membeli di luar distributor resmi untuk bisa menjual minyak tersebut meski dengan harga cukup tinggi.
Salimah, Seorang pedagang sembako di Pasar Piyungan menyampaikan dirinya terpaksa harus membeli Minyak Kita di beberapa penjual tidak resmi dengan harga yang tidak sesuai HET ditetapkan pemerintah. Sehingga Ketika dijual ke konsumen memang harganya cukup tinggi.
“Ditawari agen mau enggak harga segini, kalau mau itu baru keluar ternyata, entah permainan atau gimana ya tidak paham,” ujar Salimah Minggu (12/2/2023).
“Kami kadang dapat dari pabrik itu enggak mesti sebulan sekali. Kalau dari Indomarco itu dijual per dus Rp151.000 tapi ya dapatnya mentoknya satu sampai dua dus,” kata Salimah.
Ia mengaku kebingungan jika stok habis dan membuatnya terpaksa harus membeli di luar agen resmi dengan harga cukup tinggi. Akibat kelangkaan ini beberapa kali ia tidak memiliki stok Minyakita untuk dijual ke konsumen.
“Apa enggak usah jual minyak kalo kita nggak cari di luar, harga mahal yang dijual mahal gitu mas. Bagaimanapun minyak itu kan pokok,” ungkap ibu yang berasal dari Wanujoyo, Srimartani, Bantul.
Salah seorang pedagang di Pasar Bantengan, Banguntapan, Rizky, menyampaikan kelangkaan yang terjadi pada Minyakita kemungkinan karena banyak masyarakat yang menggunakan. Di sisi lain stok dari produsen tidak seimbang dengan permintaan. Menurutnya sebagian besar konsumen yang ingin membeli minyak goreng selalu menanyakan Minyak Kita.
“Banyak orang yang tidak jadi beli karena tidak memiliki stok,” kata Rizqy.
Karena stok Minyakita terbatas, dirinya mengaku terpaksa menjual minyak tersebut dengan harga Rp16.000. Tingginya harga Minyakita membuat dirinya enggan untuk menjual karena harga di produk masih tertulis dengan nominal Rp14.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memberdayakan masyarakat untuk menjaga pihak yang nakal membuang sampah di perbatasan wilayah.
Pakar Hukum Tata Negara Unej meminta BK DPRD Jember memberi sanksi tegas kepada legislator yang bermain gim saat rapat.
Tiket laga kandang terakhir PSIM Jogja vs Madura United di SSA Bantul habis terjual, 8.500 suporter siap padati stadion.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.