Satgas PPA Bantul: Jangan Terkecoh Tampilan Luar Daycare
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
Kendaraan mengantre masuk ke dalam kawasan wisata Kaliurang, Sleman, Kamis (6/6/2019).-Harian Jogja/Yogi Anugrah.
Harianjogja.com, SLEMAN—Cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini tidak menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Sleman. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Ishadi Yazid.
Menurutnya wisatawan rombongan sudah terikat dengan pihak transportasi, penginapan, dan restoran. Sehingga mereka tetap melakukan kunjungan wisata di Sleman.
Wisatawan yang terpengaruh, kata Ishadi, kemungkinan adalah wisata keluarga. Karena lebih fleksibel di dalam mengatur waktunya.
"Secara kuantitas kondisi cuaca saat ini tidak berpengaruh banyak terhadap jumlah kunjungan wisata. Dari data jumlah kunjungan wisatawan Januari meningkat dibandingkan tahun lalu," ucapnya kepada Harianjogja.com, Sabtu (18/2/2023).
Menyikapi kondisi cuaca saat ini Dispar menghimbau kepada pengelola wisata untuk selalu melakukan mitigasi. Mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana.
Baca juga: Mahasiswi UMBY Bunuh Diri Diduga Memikirkan Biaya Kuliah, Ini Tanggapan Kampus
"Wisatawan harus selalu waspada dan mematuhi perintah dari pengelola," lanjutnya.
Sepanjang Januari 2023 tercatat jumlah kunjungan 537.993 orang. Dengan rincian wisatawan asing 5.652 orang dan domestik 532.341 orang. Naik dibandingkan Januari 2022 dengan total pengunjung 446.396 orang. Dengan rincian wisatawan domestik 446.295 dan wisatawan mancanegara 101 orang.
Hal senada disampaikan Ketua Desa Wisata Pulesari Didik Irwanto. Menurutnya satu bulan menjelang bulan puasa jumlah pengunjung justru semakin banyak.
Terkait keamanan di tengah musim penghujan, pengelola berupaya melakukan pengamanan semaksimal mungkin. Karena fasilitas dan wahana yang disediakan berupa sungai.
"Musim hujan tidak mempengaruhi kunjungan Wisatawan di Desa Wisata Pulesari."
Pengelola memberikan edukasi kepada pengunjung berkaitan dengan sungai yang secara umum karakternya berbeda-beda.
"Sungai yang ada di tempat kami merupakan ujung sungai dari Sungai Bedog yang sampai Yogyakarta merupakan mata air yang mengalir kita manfaatkan untuk kebutuhan warga masyarakat sehari-hari dan dimanfaatkan untuk kegiatan Desa Wisata," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.
Kemnaker membuka pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026 dengan dana Rp5 juta untuk mendukung usaha mandiri masyarakat.
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Konsultan keuangan Elvi Diana meminta OJK memperketat screening dan edukasi publik guna mencegah maraknya investasi ilegal.
Imigrasi YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria diduga calon haji non-prosedural menuju Singapura melalui Bandara YIA.