Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949/Wikipedia
Harianjogja.com, JOGJA—Peringatan Serangan Umum 1 Maret tinggal menghitung hari. Hari bersejarah ini menjadi kisah yang patut disebarluaskan kepada anak cucu karena penjajah dari Belanda berhasil ditaklukkan oleh kekuatan tentara dalam negeri.
Bagi warga Jogja, peringatan ini sangat spesial karena tragedi serangan terhadap penjajah pada 1949 itu terjadi di Kota Jogja. Dan monumen penanda peristiwa itu gagah berdiri di kawasan Titik Nol Jogja yakni monumen Serangan Umum 1 Maret.
Banyak pahlawan yang turut berjuang merebut kemerdekaan Indonesia dalam peristiwa ini. Namun di balik itu, ada cerita yang tak kalah heroik yakni Sri Sultan HB IX yang juga berhasil memukul mundur tentara Belanda.
Pernah diberitakan Harianjogja.com, Sultan yang saat itu memimpin Jogja berhasil mengusir pasukan tank Belanda yang masuk ke Kraton. Demikian cerita dalam buku Sri Sultan HB IX Inspirasi dari Sang Pemimpin Rakyat, Selasa (1/3/2022).
Baca juga: Tak Boleh Menolak Layani Siswa ABK, Guru Diberi Pelatihan
Pria bernama kecil Gusti Raden Mas Dorodjatun ini dicurigai intel Belanda terlibat serangan dadakan yang mengguncang dunia internasional tersebut. Ketika pasukan berlapis baja di depan pintu gerbang Kraton, mereka mengancam akan mendobrak jika tidak segera dibuka. Sultan HB IX akhirnya memerintahkan untuk membuka gerbang pintu. Komandan pasukan tank Belanda dan anak buahnya pun masuk ke dalam Kraton.
Saat Komandan pasukan tank Belanda berada di hadapan Sultan HB IX, nyalinya langsung menciut. Sultan yang fasih bahasa Belanda menang wibawa dan menguasai keadaan. Namun ada suatu kebiasaan yang mengakar di Belanda. Sultan yang pernah belajar di Universitas Leiden memiliki posisi lebih unggul. Sebab kampus tersebut tertua di Belanda.
Baca juga: 10 Fakta GKR Mangkubumi Putri Kraton Jogja yang Jarang Diketahui: Suka Nonton Langsung Smackdown
Sedangkan Komandan pasukan tank Belanda lulusan Universitas Delft, sehingga tidak sembarangan untuk berbicara. Tradisi Belanda itu membuat Komandan pasukan tank Belanda segan dan berbicara hormat kepada Sultan.
Tak hanya itu, Komandan pasukan tank Belanda tidak berani menuduh Sultan membantu para pejuang RI dan berhasil melancarkan serangan umum. Akhirnya Komandan pasukan tank Belanda mundur dari Kraton. Anak buahnya heran pasukan dipukul mundur tanpa ada ketegangan sama sekali.
Sebagai pengingat akan momentum penting ini, pemerintah telah membangun Monumen Serangan Umum 1 Maret yang lokasinya di sisi Timur Laut Titik Nol Kilometer atau seletan Benteng Vredeburg. Saat malam hari, monumen ini tampah indah karena patung para pejuang tersorot lampu yang cukup terang.
Banyak wisatawan yang berfoto di tempat ini. Mereka menghabiskan waktu berwisata di Titik Nol sembari berwisata pendidikan di monumen tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
212 T01 facelift resmi meluncur di Beijing Motor Show 2026 dengan desain baru dan siap menantang Jeep Wrangler di pasar global.
Persib Bandung menghadapi PSM Makassar dengan kondisi pincang setelah Bojan Hodak dan tiga pemain utama dipastikan absen.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.