Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Kondisi pikap ayam yang terbalik di ruas jalan Gunungkidul-Bantul di Kalurahan Girisuko, Panggang. Selasa (28/2/2023)./Istimewa Polsek Panggang
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Sebuah pikap pengangkut ayam terbalik di lahan kosong di ruas Jalan Gunungkidul-Bantul, tepatnya di Kalurahan Girisuko, Kapanewon Panggang, Selasa (28/2/2023).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena sopir pikap hanya mengalami luka memar di bagian punggung.
Kapolsek Panggang, AKP Anang Prastawa mengatakan peristiwa kecelakaan tunggal ini bermula saat pikap pengangkut ayam ini melaju dari arah Imogiri, Bantul menuju Panggang. Sesampainya di lokasi yang jalannya menurun dan menikung tiba-tiba muncul pikap warna putih yang memakan marka jalan.
BACA JUGA: Tabrakan di Jalan Parangtritis, Seorang Pengendara Motor Meninggal Dunia
Guna menghindari kecelakaan, sopir pikap ayam langsung banting setir ke kiri. Nahasnya, laju kendaraan tak bisa terkendali hingga tergelincir dan terbalik di lahan kosong di ruas jalan tersebut.
“Sopir hanya luka memar di bagian punggung. Untungnya, saat di jalan pikap dalam keadaan kosong karena hanya membawa wadah ayam saja,” kata Anang, Selasa (28/2/2023).
Setelah mendapatkan laporan petugas dari Polsek Panggang langsung mendatangi lokasi. Meski tidak ada korban jiwa, tapi menderita kerugian hingga jutaan rupiah karena kaca depan dan belakang pecah.
Selain itu, bumper bagian depan juga penyok karena benturan saat pikap terbalik. “Kami terjunkan personel untuk mengatur lalu lintas, upaya evakuasi pikap terbalik juga sudah dilakukan,” katanya.
Anang berharap peristiwa ini menjadi pelajaran yang sama sehingga tidak menjadi korban kecelakaan. Oleh karena itu, dia meminta kepada pengendara untuk berhati-hati dan terus menaati perarutan dalam berlalulintas. “Kehati-hatian sangat dibutuhkan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.