DPRD Sleman Evaluasi Kampus Mitra Program Beasiswa Sleman Pintar
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.
Ilustrasi kloset duduk./Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Desa Wisata Kebonagung, Kabupaten Bantul, mendapat fasilitas sanitasi dari PT Endress+Hauser Indonesia. Fasilitas sanitasi tersebut berbentuk toilet dengan kloset duduk standar internasional.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan perusahaan yang berpusat di Amerika tersebut ingin memberikan bantuan sekaligus memberdayakan masyarakat di DIY.
“Kebonagung dipilih karena merupakan desa wisata yang berbasis pertanian tradisional dengan keunikan yang membuat mereka [PT Endress+Hauser Indonesia] tertarik,” kata Kwintarto ditemui di kantornya pada Senin (27/2/2023).
Namun, terdapat beberapa kendala yang ada di Kebonagung seperti fasilitas pendukung berupa toilet masih toilet jongkok yang berarti tidak berstandar internasional seperti yang PT Endress+Hauser Indonesia kehendaki.
“Sebagian toilet di homestay di Kebonagung belum toilet duduk. Salah satu syarat internasional kan toilet harus menggunakan kloset duduk. Kendati begitu, kalau mau diganti semua itu belum mampu,” katanya.
BACA JUGA: Long Weekend Tiba, Ini 4 Wisata Anti-mainstream di Jogja
Fasilitas diberikan untuk memantik pemilik homestay mengganti kloset jongkok ke duduk. Dispar berharap para pemilik dapat mengembangkan homestay mereka agar dapat menarik wisatawan internasional.
“Peluang wisatawan internasional di Kebonagung itu besar, karena itu kami harus mendorong warga agar homestay yang ada di sana ditingkatkan standar kualitasnya menjadi internasional. Kalau memungkinkan nanti kami kembangkan dengan CSR, maka kami lakukan lewat CSR,” ucapnya.
Kwintarto mengatakan standardisasi homestay di Bantul cukup bagus. Beberapa hal yang harus dikembangkan adalah penggunaan kloset duduk. Sementara itu, Ketua Desa Wisata Kebonagung, Yulianto mengatakan pemberian bantuan sanitasi tersebut berawal ketika PT Endress+Hauser Indonesia menginap di Kebonagung untuk survei kegiatan.
BACA JUGA: Persiapkan Long Weekendmu di Jogja! Pilih dari 15 Destinasi Instagramable Ini
“Mereka sudah cocok untuk menetapkan Kebonagung sebagai lokasi kegiatan, namun mereka merasa tidak cocok untuk homestay yang ada, karena toiletnya masih menggunakan kloset duduk. Padahal yang akan datang nanti itu para petinggi dari luar negeri,” kata Yulianto dihubungi pada Selasa (28/2/2023).
Yulianto mengatakan kunjungan wisata di Kebonagung perlahan naik sejak dihantam pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.
“Khusus untuk wisatawan asing per 28 Februari 2023 ini sudah ada sekitar 50 orang. Kebanyakan wisatawan asing yang datang sedang studi di Jogja,” katanya.
Dia juga mengatakan perputaran uang di Desa Wisata Kebonagung sepanjang 2022 dapat mencapai sekitar Rp600 juta. Sementara sebelum pandemi, perputaran uang mencapai Rp700 sampai Rp800 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman mengevaluasi kampus mitra Program Beasiswa Sleman Pintar untuk memastikan program efektif dan mahasiswa lulus tepat waktu.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.